Program Keringanan PKB 2026

Keringanan Pajak Ranmor, Pemprov Lampung Bakal Berdayakan Drive Thru Atasi Antrean

antisipasi antrean panjang warga yang memanfaatkan keringanan pajak ranmor, Pemprov Lampung akan memberlakukan pelayanan drive thru.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
SUDAH SIAP - Kasi Penerimaan dan Penagihan UPTD Pengelolaan dan Pendapatan Daerah Wilayah 1 Bandar Lampung atau Samsat Rajabasa, Lusi Amelia saat diwawancarai Tribun Lampung di Samsat Rajabasa, Senin (1/6/2026). Guna menantisipasi antrean panjang warga yang memanfaatkan program keringanan pajak ranmor, Pemprov Lampung akan memberlakukan pelayanan drive thru. 
Ringkasan Berita:
  • Untuk untuk mengantisipasi adanya antrean panjang atau membeludaknya masyarakat yang memanfaatkan program itu, Pemprov Lampung akan memberlakukan pelayanan drive thru.
  • 100 orang pertama bayar pajak akan mendapatkan suvenir di semua UPT atau Samsat di Provinsi Lampung.
  • Samsat memastikan pelayanan tetap cepat dan tidak terjadi penumpukan antrean.  

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kasi Penerimaan dan Penagihan UPTD Pengelolaan dan Pendapatan Daerah Wilayah 1 Bandar Lampung (Samsat Rajabasa) Lusi Amelia mengatakan, pihaknya telah siap menerapkan program keringanan PKB. 

"Dalam menghadapi program tersebut, kami sudah siap 90 persen," kata Lusi, Senin (1/6/2026). 

Untuk untuk mengantisipasi adanya antrean panjang atau membeludaknya masyarakat yang memanfaatkan program itu, pihaknya akan memberlakukan pelayanan drive thru. 

"Kalau membeludak, kami akan membagi dengan drive thru. Kalau memang wajib pajak yang perpanjangan 1 tahun bisa di Samsat Mall atau di drive thru," ujarnya seraya menambahkan, wajib pajak 5 tahunan bisa juga menggunakan layanan drive thru di Perpustakaan Daerah Rajabasa dan depan Kantor Gubernur Lampung. 

Ia mengatakan, 100 orang pertama bayar pajak akan mendapatkan suvenir di semua UPT atau Samsat di Provinsi Lampung. 

"Jadi untuk sekarang di Crisis Center itu akan kita cek, dia mau pelayanannya apa yang diberikan. Kalau memang di sini ramai, nanti akan diarahkan ke drive thru atau Samsat terdekat," kata Lusi. 

Samsat memastikan pelayanan tetap cepat dan tidak terjadi penumpukan antrean.

"Nanti kami berikan nomor, tetapi kalau untuk itu memang misalnya dia hanya tahunan, akan kita arahkan ke UPT. Kan di sini ada. Atau di Samsat-samsat yang lain," tambahnya. 

Andi, warga Jalan Antasari, Bandar Lampung, sangat mengapresiasi program keringanan pembayaran pajak yang diinisiasi oleh Pemprov Lampung.

"Saya akan memanfaatkan program tersebut, karena memang ditunggu dan kebetulan dua tahun belum bayar pajak," ucap Andi. 

"Saya tak bisa bayar pajak karena harus menafkahi anak-istri. Jadi kepakai uangnya untuk makan," lanjutnya. 

Senada diungkapkan Agus, warga Sukabumi, Bandar Lampung. Ia tidak membayar pajak kendaraan karena banyak keperluan.

"Pastinya untuk bayar anak kuliah, jadi tak sanggup bayar pajak," kata buruh serabutan ini. 

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra ) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved