Berita Lampung

Kepulangan Jemaah Haji Lampung Mulai 6 Juni 2026

Ansori F Citra mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun dan mematangkan  skema penyambutan jemaah dari Tanah Suci.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Winardi ketua JKG 07
BERTAHAP - Rombongan jemaah haji saat di Asrama Haji Lampung sebelum terbang ke Tanah Suci. Jemaah haji asal Lampung dijadwalkan pulang secara bertahap mulai 6 Juni mendatang. 

Ringkasan Berita:
  • Proses kepulangan jemaah haji asal Lampung dari Tanah Suci dijadwalkan akan berlangsung secara bertahap mulai 6 Juni hingga 29 Juni 2026 mendatang.
  • jemaah kloter pertama Lampung yakni JKG 07 dijadwalkan menjadi rombongan perdana yang pulang ke Tanah Air.
  • Kloter ini dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 6 Juni mendatang.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Proses kepulangan jemaah haji asal Lampung dari Tanah Suci dijadwalkan akan berlangsung secara bertahap mulai 6 Juni hingga 29 Juni 2026 mendatang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung M Ansori F Citra mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun dan mematangkan  skema penyambutan jemaah dari Tanah Suci.

"Saat ini masih disusun, insya Allah besok sudah siap," kata Ansori, Senin (1/6/2026). 

Meski begitu, ia menyebut skema kepulangan jemaah tidak akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Humas Kanwil Kemenhaj Lampung Syarief Ediansah mengatakan, jemaah kloter pertama Lampung yakni JKG 07 dijadwalkan menjadi rombongan perdana yang pulang ke Tanah Air.

Kloter ini dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 6 Juni mendatang.

Ia mengatakan, armada transportasi massal telah disiapkan sejak jemaah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

"Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jemaah akan dijemput oleh armada Damri," kata Syarief, Senin (1/6/2026).

Seluruh jemaah nantinya akan dibawa menggunakan bus Damri menuju lokasi transit utama di daerah.

"Kemudian sampai di embarkasi antara (Asrama Haji) Rajabasa nanti langsung pindah mobil ke bus-bus yang membawa mereka pulang ke daerah masing-masing," lanjutnya.

Proses perpindahan angkutan ini disesuaikan dengan fasilitas penjemputan yang disediakan oleh masing-masing pemerintah daerah jemaah berasal.

Mengenai teknis pemulangan ke rumah masing-masing, terdapat perbedaan kebijakan antara jemaah asal ibu kota provinsi dengan kabupaten lain.

Khusus untuk jemaah asal Kota Bandar Lampung, panitia memberikan kelonggaran untuk dijemput langsung oleh pihak keluarga di lokasi transit.

"Kalau yang Kota Bandar Lampung yang pertama itu kan berarti semua dia ini biasanya langsung dijemput oleh keluarga masing-masing," kata Syarief.

Sementara jemaah dari luar daerah akan dikoordinasikan sepenuhnya oleh pemerintah kabupaten setempat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved