Berita Lampung
IRT Asal Tulangbawang Tewas Tersengat Jebakan Babi, 5 Orang Diamankan Polisi
Polsek Balik Bukit, Polres Lampung Barat mengamankan lima orang warga asal Oku Timur yang menjadi penyebab tewasnya IRT asal Tulangbawang.
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Barat - Polsek Balik Bukit, Polres Lampung Barat mengamankan lima orang warga asal Oku Timur yang menjadi penyebab tewasnya Ida Safrilia (25) seorang ibu rumah tangga asal Tulangbawang.
Diketahui, lima warga yang telah diamankan pada Rabu (24/4/2024) kemarin itu sengaja memasang jeratan babi dengan aliran listrik di sebuah kebun yang ada di Pekon Lumbok Selatan, Kecamatan Lumbok Seminung, Lampung Barat.
Kapolsek Balik Bukit Iptu Sabtudin mengatakan, peristiwa yang terjadi di Lumbok Seminung itu merupakan tindak pidana karena telah menghilangkan nyawa orang.
“Maka dari itu kasus tersebut saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” ujarnya mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widya Muharam, Kamis (25/4/2024).
“Lima orang pelaku pemasang jeratan sudah kami amankan, selanjutnya akan kita lakukan pemeriksaan di Mapolsek Balik Bukit,” terusnya.
Ia menjelaskan, para pelaku memang merupakan warga luar Lampung Barat yang berniat berburu hama babi dengan memasang jeratan menggunakan kawat bendrad yang dialir arus listrik.
Para pemasang jerat yang diketahui merupakan warga Desa Rejodadi Kecamatan Buay Medan Timur, Kabupaten Oku Timur atas nama Rianto, Sumardi, Jumali, Sen Sen dan Yoga.
Saat ini pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit Mesin Genset yang digunakan untuk mensuplai arus listrik jeratan dan kawat bendrad.
“Kami juga sudah mengumpulkan keterangan dari para saksi-saksi, karena ini peristiwa pidana maka proses penyelidikan akan terus didalami.
“Sementara itu dulu. Jadi untuk informasi lebih lanjut tentunya nanti akan kami sampaikan segera,” pungkasnya.
Sebelumnya, seorang warga Desa Panarangan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang bernama Ida Safitri (25) ditemukan tak bernyawa di Pekon Lumbok Selatan, Kecamatan Lumbok Seminung Lampung Barat.
Diketahui, warga tersebut tewas akibat kesetrum jebakan hama babi yang dialiri aliran listrik oleh oknum.
Camat Lumbok Seminung, Erwin saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Betul, kejadian itu terjadi tadi pagi sekira Pukul 06.30 WIB,"ungkapnya, Rabu (24/4/2024).
Dijelaskannya, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Haikal. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa ditempat ia memasang perangkap.
| Perajin Genteng dan Batu Bata di Lampung Tengah Bersatu, Bentuk Asosiasi Hadapi Krisis Bahan Baku |
|
|---|
| Dinas PU Bandar Lampung Gerak Cepat, 4 Wilayah Jadi Prioritas Perbaikan Pascabanjir |
|
|---|
| Pelaku Bobol Gerai Mini Bank BUMN di Sidomulyo Ditangkap Kurang dari 24 Jam, Gondol Rp20 Juta |
|
|---|
| 325 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSIM |
|
|---|
| Mobil Ford Everest Hantam Motor di Natar, Korban Tewas Setelah Terseret 100 Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/olah-TKP-IRT-tewas-kena-jebakan-babi.jpg)