Berita Lampung

Pelaku UMKM Gratis Jualan di CFD Bandar Lampung

Plt Kepala Dispora Bandar Lampung Nero R Akbar memastikan pelaku UMKM yang berjualan di CFD tak dipungut biaya alias gratis.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riana Ristanti
Plt Kadispora Bandar Lampung Nero R Akbar. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bandar Lampung membeberkan mekanisme berjualan di Car Free Day (CFD) di Tugu Adipura bagi pelaku UMKM.

Plt Kepala Dispora Bandar Lampung Nero R Akbar memastikan pelaku UMKM yang berjualan di CFD tak dipungut biaya alias gratis.

“Khusus yang di Jalan Ahmad Yani, itu kami peruntukan bagi pelaku UMKM yang berjualan. Dan itu gratis, tidak dipungut biaya sedikit pun,” kata Nero, Selasa (30/4/2024).

Akan tetapi ungkap Nero, jika ada petugas kebersihan, pedagang dipersilakan untuk memberikan uang kebersihan seikhlasnya.

“Tetapi kalau ada petugas kebersihan dari DLH ya apa salahnya kita berikan Rp 2.000 atau berapa seikhlasnya. Karena kan petugas kebersihan itu juga luar biasa, kalau ada acara besar di Tugu Adipura, nggak sampai 2 jam sudah bersih lagi, ya kita sama-sama berbagilah,” terangnya.

Nero pun menyebut, Dispora Bandar Lampung mengajak pelaku UMKM di Kota Tapis berseri untuk memeriahkan CFD di Tugu Adipura.

“Jadi kami mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat Bandar Lampung untuk menikmati fasilitas yang telah disediakan oleh wali kota Bandar Lampung di Car Free Day, baik itu fasilitas olahraganya maupun UMKM-nya, sebab kan Ibu Wali Kota kita juga sangat konsen sekali terhadap penggiat UMKM,” terangnya.

"Terlebih biasanya setelah berolahraga seperti senam, sepatu roda, lari, kita ada juga egrang, kemudian bakiak juga, masyarakat biasanya mencari makanan atau minuman,” bebernya

Nero menjelaskan, pelaku UMKM yang hendak berjualan di CFD Adipura setiap hari Minggu pukul 06.00-09.00 WIB untuk langsung datang saja ke lokasi.

“Jadi mekanismenya siapa yang datang paling pertama, datang paling pagi, silakan berjualan,” terangnya.

“Di sana juga nanti ada dari tim Dispora yang akan mengarahkan untuk tempat berjualannya, apakah makanan sebelah mana atau bagaimana,” terangnya.

Akan tetapi, pihaknya mewanti-wanti pedagang untuk patuh terhadap aturan yang ada.

“Kalau sudah setengah sembilan diminta untuk bersiap-siap tutup, ya ikuti. Karenakan itu jalan protokol, jam 9 sudah harus steril lagi,” terangnya.

“Kita maunya warga Bandar Lampung sehat, giat berolahrga, selain itu juga kita guyup di CFD itu, jadi manfaatkan apa yang difasilitasi oleh Pemkot Bandar Lampung,” pungkasnya,

(Tribunlampung.co.id/ Riana Mita Ristanti)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved