Berita Lampung

Sudah Terverifikasi Halal, DKP3 Metro Ajak Warga Potong Hewan Ternak di RPH

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Metro mengajak masyarakat Bumi Sai Wawai untuk memotong hewan ternaknya di Rumah Pemotongan He

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Indra Simanjuntak
Dokumentasi Tribunlampung.co.id
Ilustrasi sapi - DKP3 Metro mengajak masyarakat Bumi Sai Wawai untuk memotong hewan ternaknya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) setempat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Metro mengajak masyarakat Bumi Sai Wawai untuk memotong hewan ternaknya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) setempat.

Kabid Peternakan DKP3 Metro, Lina Oktira mengatakan, RPH di Metro telah aktif melakukan pemotongan hewan ternak di Kota setempat mulai dari hewan ternak besar hingga unggas.

"Jadi Kota Metro ini sudah ada rumah potong hewan. Rumah Pemotongan Hewan ruminansia besar, ruminansia kecil, dan unggas," kata dia, Rabu (1/5/2024).

"Hewan ruminansia besar itu seperti sapi, dan kerbau. Ruminansia kecil itu seperti kambing, dan domba. Unggas itu sudah jelas seperti ayam, dan bebek," sambungnya.

Ia menegaskan, RPH Metro telah tersevirifikasi halal.

Sehingga, lanjut dia, masyarakat Metro tak perlu takut untuk melakukan pemotongan hewan ternaknya di RPH.

"Kita sudah tersevirifikasi halal, dan sudah memiliki NKV level 3," tegasnya.

"Bisa melakukan pemotongan hewannya di RPH Kota Metro karena sudah tersevirifikasi halal," sambungnya.

Ia mengimbau kepada warga untuk bisa melakukan pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 2024 mendatang di RPH.

Kelebihan dari pemotongan hewan di RPH menurut Lina ialah warga tak perlu lagi mengurus limbah dari hewan ternak.

"Untuk idul adha nanti masyarakat bisa potong hewannya di RPH Metro, jadi tidak perlu repot tinggal potongan-potongan saja, tidak perlu urus limbahnya," tukasnya.

"Jadi tinggal terima hewan yang sudah dipotong, biasanya dipotong empat," terangnya.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Metro menyebut kasus sapi ngorok atau Septikemia Epizooktika belum ada di Metro.

Kabid Peternakan DKP3 Metro, Lina Oktira mengatakan, pihaknya menilai Bumi Sai Wawai masih aman dari kasus sapi ngorok.

Lina mengimbau kepada peternak di Metro untuk menjaga kebersihan kandang demi mencegah terjangkitnya penyakit hewan ternak.

"Jaga kebersihan kandang, untuk mencegah penyebaran ke mana-mana itu jaga kebersihan kandang," imbaunya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved