Tokoh NU Lampung Meninggal Dunia

Sejumlah Tokoh Lampung Melayat ke Rumah Duka KH Arief Mahya

Sejumlah tokoh mulai dari Sekda, Ketua Partai, hingga beberapa Kepala Daerah Lampung hadir di rumah duka KH Arief Mahya.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: taryono
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
Jenazah pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Lampung KH, Arief Mahya yang meninggal dunia pada, Rabu (15/5/2024). 

Tribunlampung.co.id,Bandar Lampung - Sejumlah tokoh mulai dari Sekda, Ketua Partai, hingga beberapa Kepala Daerah Lampung hadir di rumah duka KH Arief Mahya.

Salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Lampung KH, Arief Mahya meninggal dunia pada Rabu (15/5/2024).

Kepergiaannya meninggalkan duka mendalam bagi rakyat Lampung.

Atas meninggalnya KH, Arief Mahya Sejumlah tokoh terpantau melayat ke rumah duka di Jl Flamboyan, Kelurahan Pakis Kawat, Enggal, Bandar Lampung, Rabu (15/5/2024) sore.

Diketahui, KH Arief Mahya meninggal dunia di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 14:43 WIB.

Pantauan Tribunlampung di rumah duka, tampak hadir bakal calon Gubernur Lampung yang merupakan Ketua Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal sekitar pukul 17.00 WIB.

Kemudian, tampak Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto, Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, mantan Bupati Lampung Selatan Wendy Melfa.

Selain itu, terlihat Wakil Ketua DPRD Lampung Yozi Rizal, sejumlah Anggota DPRD Lampung dari Demokrat yakni Budiman AS dan Hanifal.

Ada Ketua DPC Demokrat Pesawaran Aries Sandi Darma Putra, Kherlani, dan sejumlah kader Demokrat lainnya.

Ketua Demokrat Lampung Edy Irawan Arief dengan tegar menyambut para pelayat yang hadir.

Dia menyampaikan bahwa jenazah almarhum KH Arief Mahya rencananya akan dimakamkan di makam keluarga Labuhan Ratu pada Kamis (16/5/2024) di Palapa Labuhan Ratu Bandar Lampung.

"Di makam tersebut, ada makam ibu saya tepat di sampingnya, dan jenazah akan disalatkan dibawa ke masjid Al Qausar Labuhan Ratu sebelum Salat Zuhur besok," kata Edy Irawan.

Edy Irawan juga meminta doa kepada para pelayat agar amal ibadah almarhum dapat diterima oleh Allah SWT, dan pergi menghadap Allah dengan husnul khotimah.

Sementara, salah satu anak almarhum Andi Arief, mengatakan, usia ayahnya versi ijazah adalah 98 tahun (1926) dan versi yang sesungguhnya berusia 101 tahun (1923), sore ini wafat pukul 14.36 WIB.

“Kami sekeluarga besar tentu bersedih, tetapi kami ikhlas atas kepergian orang yang sangat kami hormati dan cintai. Sebagaimana Ayah kami mengajarkan pada kami selama ini,” kata Andi Arief.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved