Berita Lampung
Kasus HIV/AIDS di Lampung Selatan per Maret 2024 Capai 25 Pasien
Jumlah kasus HIV/AIDS di Lampung Selatan pada 2024 menurun dari tahun sebelumnya pada 2023 kemarin.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Indra Simanjuntak
"Dari data yang kami terima 80 persen kasus HIV di Lampung Selatan karena seks bebas. Di antaranya karena hubungan intim sesama jenis. Hubungan sesama jenis ini berbahaya karena mereka memasukan melalui lobang anus, sehingga lawan pasangannya bisa terkena HIV," ujarnya.
"Selain itu, suami yang suka jajan sembarangan juga menjadi faktor penyebab lainnya. Bergonta ganti pasangan," sambungnya.
Ia menyebut tidak ada hubungannya banyaknya tempat hiburan malam di Lampung Selatan dengan meningkatnya jumlah HIV.
Dia malah lebih khawatir dengan tempat-tempat hiburan khusus, yang tidak banyak orang mengetahuinya.
Karena dengan begitu mereka sulit untuk dikontrol.
Namun, jika tempat tersebut banyak diketahui orang, pihaknya lebih dapat mengontrol dan memberikan saran pengobatan.
Jamal mengatakan tidak ditemukan kasus HIV/AIDS baru.
Lalu tidak ada kematian penderita dikarnakan HIV.
Tidak ada stigma dan diskriminasi.
Jamal menjelaskan untuk mewujudkan tri zero Dinas Kesehatan melakukan upaya promotif secara komprehensif.
Masih kata Dia, pihaknya melakukan pencegahan terjadinya penularan HIV pada wanita reproduksi.
"Menghindari prilaku seksual berisiko seperti berganti pasangan seksual," katanya.
Kemudian, mencegah kehamilan yang tidak direncanakan pada wanita dengan HIV.
"dengan cara memberikan konseling pada wanita HIV untuk ikut KB dengan menggunakan metode kontrasepsi dan cara yang tepat," ujarnya
Selanjutnya, mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu hamil HIV positif ke bayi yang dikandungnya.
| Kondisi Terkini Pratikno Seusai Tersambar Petir di Area Persawahan Lampung |
|
|---|
| Jabatan Kadisdikbud Lampung Tengah Dipertanyakan Usai Terbit 2 Surat Berbeda |
|
|---|
| Kesaksian Pilu Andri, Tarik Rambut Dikira Sampah, Ternyata Istri Tewas Diterjang Banjir |
|
|---|
| Kerugian Negara Rp 268 Miliar Kasus PT LEB Dinilai Tidak Berdasar |
|
|---|
| Sakit Hati Dipecat, Eks Satpam di Metro Lampung Bobol Rumah Majikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kabid-Diskes-Lampung-Selatan-Jamaludin-54.jpg)