Berita Terkini Nasional
Kapolda Jabar Pilih Bungkam Ditanya Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Kapolda Jabar, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, memilih bungkam ketika dikonfirmasi terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki, yang kini kembali viral.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sukabumi - Kapolda Jabar, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, memilih bungkam ketika dikonfirmasi terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki, yang saat ini kembali viral.
Diketahui, Vina adalah gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, yang tewas bersama kekasihnya, Eky, di Jalan Raya Talu, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu 27 Agustus 2016. Keduanya menjadi korban penganiayaan geng motor.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, memilih tidak menjawab saat dikonfirmasi penanganan kasus Vina Cirebon ini.
Hal itu terjadi saat Tribunjabar.id mencoba mengkonfirmasi kepasa Irjen Pol Akhmad Wiyagus ketika menghadiri kegiatan KSAD di Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (4/6/2024).
Irje Pol Akhmad Wiyagus memilih diam saat dikonfirmasi kasus Vina Cirebon.
Wartawan lain yang turut mengkonfirmasi kasus ini kepada Kapolda Jabar juga mendapatkan hal yang sama.
Wartawan tidak mendapatkan jawaban apa pun dari Kapolda Jabar, Irjen Pol Akhmad Wiyagus.
Saat berusaha mengkonfirmasi kasus Vina Cirebon kepada Kapolda Jabar, wartawan dihalangi seorang pria meminta agar tidak melakukan wawancara.
Diketahui, saat akan diwawancara, Kapolda Jabar baru selesai dari landasan helikopter mengantarkan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak setelah melakukan kegiatan di wilayah Ciemas, Sukabumi.
"Nanti aja kang, ngos-ngosan lagi nanjak, entar ya," ucap pria berbaju hitam meminta wartawan menjauh dari Kapolda Jabar.
Seperti diketahui, baru-baru ini Pegi Setiawan asal Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dirilis sebagai tersangka baru dalam Kasus Pembunuhan Vina dan Eki tahun 2016 lalu.
Dalam rilis yang dilakukan Ditreskrimum Polda Jabar itu, Pegi juga disebut sebagai otak dalam pembunuhan yang kasusnya terus disorot ini.
Sementara, pada tahun 2017, pengadilan lebih dulu telah memvonis 8 orang tersangka.
Delapan terpidana itu disebut turut serta dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki.
Mereka adalah Eko Ramdani bin Kosim, Hadi Saputra Kasanah, Jaya bin Sabdul, Eka Sandy bin Muran, Supriyanto bin Sutadi, Sudirman dan Rivaldy Aditiya Wardhana alias Ucil bin Asep Kusnadi.
| Bantahan Menkeu Purbaya Soal APBN yang Viral Disebut Tinggal Rp120 Triliun |
|
|---|
| Pria Berseragam TNI yang Bawa Kabur 270 Kg Telur Akhirnya Diringkus, Modusnya Terkuak |
|
|---|
| Pengakuan Man Nekat Tusuk Kakek 59 Tahun, Korban Niat Nodai Anak Pelaku |
|
|---|
| Oknum Guru Disebut Lecehkan 22 Muridnya Saat Ekstrakurikuler, Kini Diburu Polisi |
|
|---|
| Nasib 3 Oknum Polisi yang Diduga Lecehkan Pegawai SPA, 1 Sudah Dipatsus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kapolda-Jabar-Pilih-Bungkam-Ditanya-Kasus-Pembunuhan-Vina-Cirebon.jpg)