Berita Terkini Nasional

Terbongkar Chat Pacar Vina Cirebon 2 Jam Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh

Terbongkar, pacar Vina Cirebon, Eky, ternyata sempat mengirimkan pesan singkat kepada temannya 2 jam sebelum ditemukan tewas dibunuh.

Kolase TribunNewsBogor.com
Terbongkar, pacar Vina Cirebon, Eky, ternyata sempat mengirimkan pesan singkat kepada temannya 2 jam sebelum ditemukan tewas dibunuh geng motor. 

"Pada saat di perjalanan mengantar pulang saya sendirian menggunakan motor Yamaha Mio warna hitam, knalpot Racing. Eky yang menggunakan helm KYT roket warna mereah putih berboncengan dengan Vina menggunakan motor Yama Xeon warna kuning hijau tosca yang mana pada saat itu Vina menggunakan jaket bertuliskan XTC," kata Gaga Awod dalam BAP.

Namun keterangan Gaga Awod berikutnya sama dengan penjelasan dari Reno.

Di mana Eky dan Vina pada malam itu melintas di Jalan Majasem.

Menurut Reno, Eky mengabari temannya sudah ada di kawasan GSP, Jalan Majasem.

Gaga Awod juga mengatakan kalau dirinya bersama Eky dan Vina dilempari batu oleh sekelompok anak muda di Jalan Majasem.

"Pada saat melewati Jalan Perjuangan Majasem sekitar jam 21.15 WIB ada beberapa orang anak muda sedang mengobrol dan melempari saya dan Eky menggunakan batu sambil mengatakan teriakan (woy woy) lalu saya dan Eky dan Vina kabur karena dikejar oleh beberapa orang anak muda menggunakan motor."

"Lalu saya kabur ke gang sebelah sekolahan MAN, dan Eky dan Vina kabur terus dan dikejar oleh gerombolan anak muda tersebut dan saya tidak tahu lagi setelah itu," tulis BAP Gaga Awod.

Mantan Ketua RT Menghilang

Di sisi lain, mantan Ketua RT 02 di lokasi alias tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Vina Cirebon dan Eki, mendadak hilang dan hingga kini tak diketahui keberadaannya.

Padahal, kesaksian dari eks Ketua RT tersebut sangat dinanti lantaran bisa memperjelas kasus kematian dua sejoli yang terjadi 8 tahun silam.

Diketahui, Vina adalah gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, yang tewas bersama kekasihnya, Eky, di Jalan Raya Talu, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu 27 Agustus 2016. Keduanya menjadi korban penganiayaan geng motor.

Seperti diketahui, kepergian mantan Ketua  RT dari lingkungan tersebut karena diusir warga.

Pengusiran itu lantaran warga merasa kesal dengan mantan Ketua RT yang enggan memberikan kesaksian dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Hal itu diungkapkan Sadikun, paman seorang pelaku, Saka Tatal, yang kini telah bebas dari penjara.

"Dia enggak ngasih keterangan atau apa. Makanya warga sini ngusir Pak RT-nya tuh."

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved