Berita Terkini Nasional

Terganjal Komandante PDIP, 6 Caleg Terpilih Jateng Terancam Gagal ke Senayan

Gagalnya enam caleg terpilih daerah pemilihan Jawa Tengah tersebut karena terganjal aturan partai, yakni Komandante PDIP.

Tribunnews.com
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. PDIP mempunyai sistem Komandante yang mengancam 6 caleg terpilih Dapil Jawa Tengah gagal ke Senayan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jawa Tengah - Sebanyak enam calon legislatif atau caleg terpilih Jawa Tengah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) terancam gagal duduk di Senayan.

Gagalnya enam caleg terpilih daerah pemilihan Jawa Tengah tersebut karena terganjal aturan partai, yakni Komandante PDIP.

Sistem Komandante PDIP tersebut memaksa enam caleg terpilih PDIP daerah pemilihan Jawa Tengah ini mundur.

Nama enam caleg yang semestinya mundur sudah mengemuka ke publik.

Apa itu sistem Komandante PDIP?

Sistem tersebut disinyalir membuat 6 calon legislatif (caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pemilu Legislatif (Pileg) Jawa Tengah (Jateng) 2024 terpaksa mundur.

Enam caleg DPRD Jawa Tengah terpilih dari PDIP itu terpaksa mundur karena sistem komandante yang diterapkan internal partainya.

Sekretaris DPD PDI-P Jateng Sumanto mengungkap nama-nama caleg terpilih yang mundur, mengutip Kompas.com.

Mereka termasuk Eko Susilo caleg dari dapil 8 Jateng, Ahmad Ridwan dari dapil 13 Jateng, Elisabeth Intan Kurniasari dari dapil 9 Jateng hingga Dyah Kartika Permanasari terpilih dari Dapil 2 Kendal.

Sistem Komandante PDIP

Disinyalir sistem KomandanTe membuat Caleg PDIP terancam gagal dilantik, meskipun terpilih dengan suara terbanyak pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Surat edaran terkait Sistem KomandanTe telah dikeluarkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Desember 2023.

Dalam surat edaran PDIP, menyebutkan bahwa calon anggota legislatif (caleg) tidak dilantik jika perolehan suara capres 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) tidak linier.

Dalam surat edaran itu, caleg DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten diintruksikan untuk memenangkap pasangan Ganjar-Mahfud dari tingkat TPS hingga provinsi.

DPP PDIP mengintruksikan agar suara yang diperoleh Ganjar-Mahfud harus linier dengan para caleg, bahkan lebih besar, mengutip TribunJateng.com.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved