Berita Lampung
Warung Bakso dan Kios Tukang Jahit di Bandar Lampung Ludes Terbakar
Sebuah warung bakso dan kios tukang jahit di Jalan Purnawirawan, Gunung Terang, Bandar Lampung habis terbakar
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sebuah warung bakso dan kios tukang jahit di Bandar Lampung habis terbakar, Jumat (7/6)2024).
Mulanya belum diketahui penyebab asal api namun dugaanya bermula dari warung bakso di Jalan Purnawirawan, Gunung Terang, Bandar Lampung.
Warung bakso dan tukang jahit tersebut memang berdampingan hingga api membakar kedua tempat itu.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, kebakaran terjadi pada pukul 19.30 WIB.
Api dengan cepat, merambat ke seisi warung.
Si jago merah juga membakar atap dari warung tersebut.
Tak hanya itu, kobaran api ikut membakar warung jasa jahit di sebelahnya.
Warung jasa jahit ini satu rangkaian atap dengan warung bakso tersebut, hanya terpisah dinding.
Dampak lanjutan dari kebakaran, listrik di sekitar juga ikut padam.
Peristiwa itu mengundang perhatian warga sekitar.
Warga berbondong-bondong datang untuk melihat kebakaran itu.
Sadar api tak bisa mereka padamkan, warga yang datang kemudian berupaya mengamankan pokok-pokok barang yang ada di luar warung.
Selebihnya, warga hanya bisa menatap api yang membara, sembari menunggu petugas pemadam kebakaran datang.
Kondisi terbaru, api tersebut sudah padam dengan bantuan dari pemadam kebakaran.
"Sudah padam api, kena warung bakso dan jasa jahit," kata Aditya, warga setempat.
Dugaan dari Kompor
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan menceritakan, kalau warung bakso tersebut dikelola secara perseorangan.
Sebelum kejadian, pemilik usaha bakso memang meninggalkan warungnya untuk Salat Isya di masjid terdekat.
Pemilik warung pergi dengan prasangka kondisi kompor sudah mati.
"Akan tetapi ternyata kompor tersebut belum sepenuhnya mati dan saat pemilik usaha sampai ke warungnya, api sudah membesar," kata Anthony.
"Bahkan api sudah menyambar warung di sebelahnya juga," lanjut dia.
Dugaan mendalam, lanjut Anthony, api membesar dengan bantuan regulator tabung gas yang tidak rekat, atau bocor.
"Dugaan, kebakaran tersebut dikarenakan kompor yang dibiarkan hidup dan meledak akibat kebocoran pada regulator tabung gas LPG 3 kg," ungkap dia.
Prihal kondisi tempat kejadian perkara (TKP) yang terbaru, ia menyebut api sudah berhasil dipadamkan.
"Proses pemadaman selesai pukul 20.29 WIB, dari informasi kebakaran yang kita terima pada pukul 19.17 WIB," kata dia.
(Tribunlampung.co.id / Soma Ferrer)
| Komisi VII DPR RI Tinjau Perkembangan Industri, Pariwisata, dan UMKM Lampung |
|
|---|
| Pajak Mobil Listrik, Pemprov Lampung Hadapi Dilema Insentif Pusat dan Potensi PAD |
|
|---|
| DPR RI: TVRI Lampung Dinilai Strategis Jadi Pusat Penyiaran di Sumatera |
|
|---|
| Dari Coba-coba Jadi Juara, Perjuangan Radhika Menaklukkan Taekwondo |
|
|---|
| Atlet Lampung Kehilangan Tempat Latihan Memadai sejak GOR Saburai Tiada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sebuah-warung-bakso-dan-kios-tukang-jahit-kebakaran.jpg)