Berita Lampung

Pesisir Barat Masuk 24 Daerah Rawan Bencana Gempa dan Tsunami di Indonesia

Kabupaten Pesisir Barat Lampung masuk dalam daftar daerah yang rawan terjadi gempa bumi karena berada diatas dua lempeng dunia, Indo Australi dan Eura

Penulis: saidal arif | Editor: Indra Simanjuntak
Dokumentasi BMKG
Ilustrasi - Gempa bumi beruntun guncang Pesisir Barat Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kabupaten Pesisir Barat Lampung masuk dalam daftar daerah yang rawan terjadi gempa bumi karena berada diatas dua lempeng dunia, Indo Australi dan Eurasia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Imam Habibbudin saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Kalau kita masuk daftar dalam katagori daerah rawan bencana gempa bumi itu benar," ungkapnya, Jumat (21/6/2024).

Berdasarkan data buku katalog BNPB Kabupaten Pesisir Barat bukan hanya rawan terjadi gempa bumi tetapi juga masuk dalam 24 daftar daerah yang rawan terjadi bencana tsunami se-Indonesia.

Dikatakannya, berdasarkan data yang ada pada tahun 2024 gempa bumi telah terjadi sebanyak tiga kali.

Sedangkan gempa bumi yang sering dirasakan oleh masyarakat itu sebenarnya kata dia, bukan berpusat di daerah Pesisir Barat.

Tetapi berpusat di daerah Semaka Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Bengkulu.

"Kalau gempa bumi sebenarnya Pesisir Barat ini hanya terkena dampaknya saja, pusatnya gempanya itu berada di daerah Semaka dan Bengkulu," ujarnya.

Hal ini juga yang menjadikan bumi sai batin dan ulama itu rawan terjadi gempa karena berada di tengah-tengah dua daerah tersebut.

Namun yang paling mengkhawatirkan terjadinya letusan gunung berapi bawah laut yang berada di zona Megahtrust di daerah Bangkulu.

"Jika itu terjadi Wallahualam, tentu Pesisir Barat akan sangat terdampak, tetapi kita berdoa semoga hal itu tidak sampai terjadi," imbuhnya.

Menurutnya, jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi yang berpotensi terjadinya bencana sunami, pihaknya telah menyiapkan beberapa titik jalur evakuasi menuju dataran tinggi.

"Untuk peringatan gempa dan sunami saat ini sudah ada," bebernya.

Pihaknya mengimbau jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi agar masyarakat tidak mudah percaya informasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sebab, isu akan terjadi sunami sempat terjadi dan menggemparkan masyarakat Pesisir Barat beberapa dekade yang lalu.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat jika terjadi gempa bumi agar selalu berhati-hati dan tidak berpengaruh terhadap informasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab serta ikuti informasi resmi dari BMKG," pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved