Berita Lampung

Alasan PT ASDP Indonesia Sterilisasi di Pelabuhan Bakauheni

Persero menyebut sterilisasi di Pelabuhan Bakauheni adalah upaya memodernisasi pelayanan penyeberangan di pelabuhan.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: taryono
(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)
PT ASDP Indonesia Ferry (persero) menyebut sterilisasi di Pelabuhan Bakauheni adalah upaya memodernisasi pelayanan penyeberangan di pelabuhan. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebut sterilisasi di Pelabuhan Bakauheni adalah upaya memodernisasi pelayanan penyeberangan di pelabuhan.

Pernyataan ini menyusul adanya aksi demonstrasi ratusan pengurus penyeberangan truk yang menolak sterilisasi zona pelabuhan tersebut pada Jumat (21/6/2024) siang.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan, penerapan kebijakan sterilisasi itu adalah bentuk kepatuhan perusahaan terhadap regulasi pemerintah, terutama aspek keselamatan dalam layanan penyeberangan.

"Serta untuk menjaga produktivitas penyeberangan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jasa." ujarnya.

Selain itu, tujuannya modernisasi dan peningkatan infrastruktur pendukung dapat meningkatkan efisiensi pelabuhan.

Menurutnya, kebijakan sterilisasi ini tidak hanya diberlakukan di Pelabuhan Bakauheni, melainkan juga di Pelabuhan Merak dan pelabuhan lain di Indonesia.

Dia menambahkan, PT ASDP memiliki dasar hukum untuk penerapan regulasi sterilisasi tersebut, di antaranya Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Bab VII bagian kesatu terkait Tatanan Kepelabuhan dan Peraturan Pemerintah PM Nomor 91 Tahun 2021 tentang Zonasi di Kawasan Pelabuhan yang Digunakan untuk Melayani Angkutan Penyeberangan.

Kemudian Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor KP-DRJD 8115 Tahun 2023 Tentang Objek Vital Transportasi Bidang Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

"Terkait aksi protes kemarin, kami sudah melakukan dialog dengan penekanan pada poin sterilisasi akan diberlakukan di semua penyeberangan komersial," kata dia.

Dengan demikan, maka pihak-pihak yang tidak berkepentingan harus disterilkan dari area pelabuhan termasuk dermaga.

Pihaknya juga akan berupaya untuk meningkatkan tata kelola zonasi dengan menerapkan strategi dan implementasi zonasi pelabuhan yang terencana untuk memperbaiki situasi secara signifikan.

Sebelumnya, ratusan pengurus penyeberangan truk menggelar aksi demonstrasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (21/6/2024).

Akibat demonstrasi ratusan pengurus penyeberangan satu pintu tol gate di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, patah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan pengurus penyeberangan truk menggelar aksi demonstrasi di perempatan jalan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sekira pukul 13.30 WIB.

Lalu, ratusan pengurus penyeberangan truk tersebut bergerak mengendarai sepeda motor menuju pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved