Berita Lampung
Serunya Lomba Makan Mi Ayam di Tejoagung Metro, Panitia Sediakan 750 Porsi
Lomba makan mi ayam ini digelar di halaman depan Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur.
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Metro - Warga Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro punya cara sendiri untuk merayakan HUT Ke-79 Kemerdekaan Indonesia.
Mereka menggelar lomba makan mi ayam gratis khusus untuk warga setempat, Sabtu (17/8/2024).
Lomba makan mi ayam ini digelar di halaman depan Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur.
Bangkit Yuda selaku ketua pelaksana lomba menuturkan, lomba makan mi ayam ini diikuti warga mulai dari anak-anak hingga dewasa.
"Kategori anak-anak digelar siang ini tadi (kemarin). Pesertanya ada sekitar 10 orang yang ikut," ujar Bangkit. "Sedangkan untuk kategori dewasa akan digelar nanti malam sehabis Isya. Ada kategori ibu-ibu dan bapak-bapak," kata Bangkit.
Untuk kategori anak-anak, lanjut dia, lomba dimenangi peserta bernama Rayyan Fajri (13).
Warga RW 03 Kelurahan Tejoagung ini mampu menghabiskan dua porsi mi ayam.
Ia menjelaskan, mekanisme perlombaan makan mi ayam dibagi menjadi beberapa babak. Di setiap babak, peserta diharuskan menghabiskan semangkok mi ayam.
"Yang menang tadi menghabiskan dua porsi. Dua babak, jadi tiap babak satu mangkok. Habisin dua mangkok, siapa yang cepat," beber Ketua Karang Taruna Kelurahan Tejoagung ini.
Dikatakannya, lomba makan mi ayam dalam rangka memperingati HUT RI seperti ini rutin digelar di Kelurahan Tejoagung. "Ciri khasnya Tejoagung, dari dulu sudah pernah digelar. Jadi ini bukan kali pertama. Total mi ayam yang dipersiapkan untuk perlombaan sebanyak 750 porsi," terangnya.
Ia berharap, dengan adanya perlombaan ini, warga dapat mempererat silaturahmi. "Dengan adanya lomba ini diharapkan warga bisa lebih dekat dan mempererat silaturahmi antarwarga," pungkasnya.
Selain lomba makan mi ayam, ada pula lomba lain seperti makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, balap kelereng, dan lain-lain. "Jadi jumlahnya ada 7 cabang lomba untuk anak-anak dan 3 cabang lomba untuk ibu-ibu. Ada lomba karaoke dan juga lomba voli," kata Bangkit.
Ia memastikan warga yang ingin mengikuti perlombaan tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Warga hanya perlu datang dan mendaftar untuk mengikuti perlombaan. "Semua warga yang datang dan mendaftar tanpa dipungut biaya apa pun," tuturnya.
Bangkit mengungkapkan, warga Kelurahan Tejoagung juga bergotong royong memasang lampu penjor di setiap sudut. "Tidak ada lomba merias, tapi seluruh warga area sentral guyub dan rukun memasang 200 pasang lampu penjor. Sehingga terkesan indah saat malam hari, sesuai dengan tema 17 Agustus penuh warna, dan persatuan. Nanti tanggal 18 Agustus juga kita ada jalan sehat," pungkasnya.
Sementara itu warga bernama Dulatif mendukung lomba makan mi ayam di lingkungannya. Menurut dia, perlombaan ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. "Kalo ada lomba ini kan jadi guyub, saling ketemu. Jadi ajang silaturahmi antarwarga," ujar Dulatif.
Hal senada dikatakan warga bernama Firman. Ia mengatakan, lomba ini sepenuhnya diadakan oleh warga untuk warga.
"Ini mi ayamnya warga setempat yang bikin. Jadi semuanya saling bantu untuk gelaran lomba makan mi ayam ini," ungkapnya.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)
| Bonyok Buronan Kasus Penggelapan Kendaraan Dibekuk Polisi di Persembunyian di Cilegon |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung 11 Mei 2026, Hujan Berpotensi Guyur Mayoritas Wilayah |
|
|---|
| Buron Hampir Setahun, Bonyok Tak Lagi Bisa Sembunyi, Pelaku Tipu Gelap Diringkus |
|
|---|
| Kisah Guru di Lampung, Sepatu Raib Ditelan Lumpur Saat Hendak Pergi Mengajar |
|
|---|
| Anak Sekolah di Lampung Tengah Kerap Terjatuh saat Lintasi Jalan Licin Berlumpur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Keseruan-lomba-makan-mi-ayam-di-Kelurahan-Tejoagung-Metro.jpg)