Napi Pesisir Barat Kabur

Sempat Kabur Gegara Kangen Istri, Napi Asal Pesbar Dipindah ke Lapas Bandar Lampung

Narapidana yang sempat kabur dari Rutan Kelas IIB Krui, Fauzan telah dipindahkan ke Lembaga permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Bandar Lampung.

|
Penulis: saidal arif | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi ditangkap polisi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesisir Barat - Narapidana yang sempat kabur dari Rutan Kelas IIB Krui, Fauzan telah dipindahkan ke Lembaga permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Bandar Lampung.

"F sudah langsung kami pindahkan ke Lapas 1 Bandar Lampung," ungkap Kepala Rutan Krui, Fajar Ferdinan saat dikonfirmasi, Rabu (2/10/2024).

Dijelaskannya, Fauzan sendiri mengaku melarikan diri dari Rutan Krui dengan alasan karena rindu dengan istrinya.

Pihaknya juga telah memberikan penguatan kepada seluruh petugas agar semangat dan selalu bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Sebelumnya diberitakan, setelah buron selama lima hari, Fauzan, narapidana yang kabur dari Rutan Kelas IIB Krui, akhirnya berhasil tertangkap oleh petugas Rutan Krui. 

Narapidana kasus pencurian ini berhasil diamankan di sebuah konter handphone yang ada di Bukit Kemuning, Lampung Utara pada Selasa (1/10/2024) sekira Pukul 18.35 WIB.

Kepala Rutan Krui,Fajar Ferdinan mengatakan , dengan tertangkapnya Napi Fauzan maka operasi penangkapan juga telah berakhir.

"Setelah melakukan pencarian selama beberapa hari, tim dari petugas rutan krui  bergerak cepat melakukan pencarian dan alhamdulillah berhasil menemukan fauzan tanpa adanya perlawanan ketika ia sedang melakukan transaksi di Konter HP di Bukit Kemuning, Lampung Utara,"jelasnya, Selasa (1/10/2024).

Setelah berhasil diamankan Fauzan kemudian dibawa oleh tim ke Polsek Bukit Kemuning untuk dimintai keterangan alasan kaburnya dan keterlibatan pihak lain.

Fajar mengungkapkan, peristiwa kaburnya narapidana ini akan menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk  meningkatkan sistem pengamanan dan pengawasan di Rutan Kelas IIB Krui.

"Pihak Rutan Krui juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap  keamanan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang,"bebernya.

Ia juga mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kejadian tersebut.

"Atas nama Rutan Krui, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,kami menyadari bahwa kejadian ini telah menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat dan kami akan terus berupaya meningkatkan keamanan dan pengawasan di Rutan"ucapnya.

"Kami juga mengucapkan terimakasih atas kerja sama oleh kepolisian dan dukungan dari masyarakat sekitar selama operasi pencarian berlangsung. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat. Kami berharap kejadian ini tidak mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap Rutan Kelas IIB Krui,"tandasnya.

( Tribunlampung.co.id / Saidal Arif )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved