UMKM Lampung
Dimsum Seceng Soesilo Bandar Lampung Berdayakan Tetangga Jadi Pegawai
Dimsum Seceng Soesilo di Bandar Lampung memulai perjalanannya dari bisnis rumahan dan sudah mempekerjakan puluhan tetangga.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Dimsum Seceng Soesilo memulai perjalanannya dari bisnis rumahan dan sudah mempekerjakan puluhan tetangga.
Diungkapkan Erfin Fajri sebagai owner, usaha ini lahir dari kebutuhan untuk bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19.
"Awal mula kita berdagang itu sih dari rumah ya dan di suasana Covid juga. Jadi tidak ada penghasilan yang masuk, makanya kita harus memutar otak gimana caranya bisa bikin anak, istri bisa makan," ungkap Erfin Fajri, pemilik Dimsum Seceng Soesilo, Sabtu (28/9/2024).
Dalam keadaan yang serba sulit itu, ia dan istri mulai mendiskusikan rencana untuk berdagang.
Menu dimsum pun menjadi pilihan mereka.
"Jadi akhirnya diskusi sama istri mau berdagang apa dan kebetulan itu udah mau dekat Ramadan, jadi di depan kami ini, di Jalan Dr Soesilo ini kebetulan ada semacam bazaar Ramadan gitu."
"Nah itu kami (diskusi) mau coba dagang apa nih dan ketemu lah istri 'Gimana kalau dagang dimsum?' katanya," ujar Erfin lagi.
Awalnya, dimsum yang dijajakan Erfin tidak dijual dengan harga Rp1.000.
Namun setelah melakukan mini survei, mereka akhirnya memutuskan untuk menjualnya dengan harga yang murah meriah.
Dari sanalah, pesanan mulai berdatangan.
Bahkan ketika datang untuk berjualan di bazaar, mereka bisa menghabiskan 600 buah dimsum dalam waktu singkat.
"Awal mula dagang kita bikin dengan 600 pieces kita bawa, nah itu biasanya di sini mulai jam 2 itu sudah mulai bisa dagang, ternyata sebelum jam 4 sebelum ashar kita sudah habis. Ya lumayan excited juga," bebernya.
Lantaran pesanan yang terus bertambah, Erfin dan istri kemudian mulai memberdayakan tetangga untuk membantu mereka memproduksi dimsum.
"Akhirnya kita tambah dan nambah itu kan namanya kalau dimsum tahu sendiri, kita kan manual bikinnya."
"Ya istri drop juga kalau misalnya banyak, jadi akhirnya panggil tetangga yang terdekat dulu terus banyak order lagi, permintaan lagi, penjualan meningkat juga, panggil lagi beberapa," tandasnya.
Saat ini, Dimsum Seceng Soesilo telah memberdayakan sekitar 35 tetangga sebagai karyawan, memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
“Hasilnya ya peningkatan omset, order sudah udah kebendung lagi akhirnya kita bikin produksi lewat memberdayakan tetangga-tetangga. Alhamdulillah kalau sekarang karwayan sekitar 35," tutup Erfin dengan penuh syukur.
Outlet Dimsum Seceng Soesilo bisa dikunjungi setiap hari di berbagai jalanan Bandar Lampung. Beberapa di antaranya, di Jalan Soesilo Teluk Betung, Way Halim, Kedaton, Imam Bonjol, Kampung Baru Unila.
Sementara untuk rumah produksinya beralamatkan di H7C9+H68, Sumur Batu, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung.
(Tribunlampung.co.id/Virginia Swastika)
Ting-Ting Jahe Suryatim, dari Dapur Rumahan Jadi Buah Tangan Favorit Wisatawan |
![]() |
---|
Berbekal Video YouTube, Novi Hasilkan Olahan Ayam Salto Bermodalkan Rp 500 Ribu |
![]() |
---|
Owner Takir Ketan Durian Kesulitan Dapatkan Bahan Baku Berkualitas |
![]() |
---|
Takir Ketan Durian, Sensasi Makan Ketan Campur Durian Dibalut Daun Pandan, Sudah Coba? |
![]() |
---|
Owner Roti Rokez Pertimbangkan Buka Cabang di Luar Bandar Lampung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.