Berita Nasional

Pakai Seragam Loreng, Menteri Kabinet Prabowo Tidur di Tenda

Dalam sidang paripurna Kabinet Merah Putih pada Rabu (23/10), Prabowo menjelaskan pentingnya kegiatan ini.

Tayang:
Tribunnews.com
Presiden Prabowo Subianto. 

Team-Building 

Meski suasana militer terasa kental, Presiden Prabowo sudah menekankan kepada para menterinya agar tidak khawatir akan kesan militerisme yang berat. "Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan bahwa besok akan ada kegiatan di Magelang untuk menggembleng para menteri. Tapi beliau bilang, 'Tidak usah takut, ini bukan ospek atau militerisme'," ujar Hasan Nasbi. 

Selama empat hari di Akmil, para menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga akan menjalani serangkaian kegiatan yang mencakup olahraga pagi, upacara, dan pembekalan program kerja. 

Bima Arya menyebutkan, mereka juga diminta untuk membawa pakaian olahraga. "Diminta juga bawa baju olahraga," ujarnya. 

Suasana resmi dipastikan akan tetap terjaga karena para menteri dan wakil menteri juga diminta membawa jas dan batik untuk agenda formal. Salah satu agenda penting adalah pembekalan program kerja prioritas, di mana setiap kementerian akan memaparkan rencana kerja mereka. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, acara ini juga akan membahas program kerja prioritas dari masing-masing kementerian dan memastikan koordinasi antarlembaga negara dapat berjalan. 

"Ini kan belum semua saling mengenal dengan jumlah kementerian yang bertambah dari periode yang lalu. Tentu membutuhkan kerja sama yang erat," jelas Prasetyo. 

Selain paparan program kerja, ada pula agenda team-building yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menegaskan, fokus utama dari pembekalan ini adalah memperkuat kedisiplinan di antara anggota kabinet. “Kita ikut perintah dari Jumat sampai Minggu. Harus solid kan team-building,” kata Budi. 

Parade Senjata 

Di sela-sela jadwal yang padat, para menteri dan wakil menteri juga akan mengikuti kegiatan yang lebih santai, seperti menyaksikan parade senjata dari para taruna Akmil pada Jumat sore (25/10). Dalam parade ini, para taruna dari tiga matra TNI akan menampilkan berbagai persenjataan yang mereka miliki. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana rekreasi sekaligus pengenalan terhadap dunia militer bagi para peserta pembekalan. 

Kegiatan ini tidak hanya dirancang untuk membekali para pejabat dengan materi teknis, tetapi juga untuk memperkuat semangat kebersamaan dan rasa cinta Tanah Air. Melalui pembekalan di Magelang ini, para menteri dan pejabat tinggi diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memperkuat semangat kerja sama dan disiplin yang diperlukan untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang lebih baik di bawah kepemimpinan Prabowo dan Gibran. 

“Bahwa apa yang menjadi konsep dari Pak Prabowo, yaitu penggemblengan di Magelang itu menjadi relevan, penting, menjadi sesuatu yang wajib dilakukan untuk menertibkan para menteri yang membuat kebijakan yang sifatnya menguntungkan diri sendiri dan membuat pernyataan yang keliru,” ujar pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Rabu. 

“Oleh karena itu, perlu diluruskan menteri-menteri yang salah jalan itu, yang tidak on the track itu,” katanya. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved