Berita Terkini Nasional

Ratusan Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Terkena ISPA

Ratusan pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai terkena beragam penyakit.

Editor: Indra Simanjuntak
TRIBUNFLORES.COM
Warga Desa Nawokote dievakuasi dari kebun di wilayah Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Kamis (7/11/2024). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ratusan pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai terkena beragam penyakit.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Flores Timur, Hironimus Lamawuran menuturkan, sejak Rabu kemarin ada 232 kasus pengungsi yang terkena serangan penyakit.

Di mana 72 di antaranya adalah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Lalu 15 kasus sakit kepala atau cephalgia, 32 kasus hipertensi, dan beberapa penyakit lain.

"Total yang terdata sebanyak 232 kasus," ujar Hironimus, dikutip dari Kompas.com.

Ia menuturkan, pengungsi yang terserang penyakit akan ditangani oleh tenaga kesehatan yang berada di posko pengungsian.

Jika kondisinya makin parah, maka mereka akan dirujuk ke Puskesmas atau rumah sakit.

"Tenaga kesehatan ini dari Puskesmas Boru, Puskesmas Lewolaga, Puskesmas Lato dan Puskesmas Demon Pagong," pungkasnya.

Pengungsi Dievakuasi

Ratusan pengungsi asal Desa Nawokote Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur yang bertahan tanpa bantuan selama empat hari di perkebunan Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang dievakuasi.

Ratusan ratusan pengungsi tersebut sudah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke posko yang sudah disiapkan oleh Pemda Flores Timur, Kamis (7/11/2024).

Kristina Aran (54), seorang pengungsi, mengungkapkan warga mengungsi secara mandiri di lokasi tersebut karena dinilai aman dan cukup jauh dari pusat letusan.

"Kami berasal dari Nawokote. Kami di sini sudah empat hari, saat erupsi besar hari Minggu (3 November 2024)," ujarnya, Kamis, dilansir TribunFlores.com.

Selama empat hari tersebut, mereka mengungsi tanpa mendapatkan bantuan.

Meski demikian, selama dua hari berada di lokasi itu, mereka merasa aman.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved