Berita Lampung

Polda Lampung Gagalkan Pengiriman 159 Kg Ganja asal Padang

Hal itu dikatakan Helmy menyusul keberhasilan Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan 159 kilogram ganja di Pelabuhan Bakauheni.

Dok Polda Lampung
Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan 159 kilogram ganja di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (3/11/2024) malam. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika menegaskan pihaknya tidak mengenal kompromi dalam upaya memberantas peredaran narkoba. 

Hal itu dikatakan Helmy menyusul keberhasilan Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan 159 kilogram ganja di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (3/11/2024) malam.

Menurut Helmy, sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, Lampung sering dijadikan jalur perlintasan pengiriman narkoba menuju daerah lain di Indonesia. 

Tak heran jika pengungkapan kasus narkoba sejauh ini lebih banyak berasal dari hasil penindakan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Terbaru, Ditresnarkoba Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 159 kilogram ganja di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (3/11/2024) malam. 

Rencananya, daun haram asal Padang, Sumatera Barat tersebut hendak dikirim ke Tangerang. 

Ia pun berjanji memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. 

"Ya, kami tidak main-main untuk mengungkap serta terus-menerus melakukan pencegahan maupun pemberantasan peredaran narkoba," ujar Helmy, Jumat (8/11/2024).

Helmy menyebut, pengungkapan kasus penyelundupan ganja di Pelabuhan Bakauheni berkat kesigapan petugas yang menerima informasi dari masyarakat. 

Dikatakannya, sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya, Lampung sangat rentan menjadi perlintasan jaringan narkoba.

Ditambah lagi, volume kendaraan melalui Pelabuhan Bakauheni ke Merak dan sebaliknya sangat tinggi. 

Jalur itu merupakan rute terdekat mencapai Jawa sehingga menjadi perlintasan favorit. 

"Di Lampung sendiri, berbagai pengungkapan narkoba selalu menjadi perhatian serius. Seperti pengungkapan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama, yang pertama dari Lampung hingga menyasar kepada oknum anggota, dan ini penanganannya tidak pernah berhenti. Kami selalu berkolaborasi dengan Mabes Polri serta stakeholder terkait seperti BNN dan pemerintah daerah juga TNI," sambungnya.

Pakai Minibus

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, 159 kilogram ganja tersebut dibawa oleh dua orang pria dengan menggunakan mobil minibus. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved