Berita Terkini Artis

Dinar Candy Ungkap Adanya Mafia Usai Ko Apex Divonis 6 Tahun Penjara

Dinar Candy mengungkap adanya mafia usai Ko Apex divonis 6 tahun penjara dan yakin kekasihnya cuma korban.

Editor: Tri Yulianto
Instagram @dinar_candy / @ko__apex
Dinar Candy mengungkap adanya mafia usai Ko Apex divonis 6 tahun penjara dan yakin kekasihnya cuma korban. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Dinar Candy mengungkap adanya mafia usai Ko Apex divonis 6 tahun penjara. 

Menurut Dinar Candy, vonis ke Ko Apex tersebut tidak sesuai dan kekasihnya cuma korban, ada pelaku lain. 

Keterlibatan mafia dalam perkara Ko Apex pernah dirasakan Dinar Candy.

Diketahui kekasih Dinar Candy, pengusaha Ko Apex, divonis enam tahun penjara dalam kasus dugaan pemalsuan surat atau dokumen kapal tongkang dan tugboat.

Vonis tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa, 26 November 2024 lalu.

Dinar Candy pun memberikan komentarnya terkait dengan vonis hukuman yang diterima kekasihnya itu.

Dinar Candy, yang dikenal sebagai pelantun lagu Banana Milk itu, menilai bahwa vonis enam tahun penjara yang diterima Ko Apex tidaklah wajar.

"Nggak wajar sih (vonis hukuman enam tahun penjara)," ungkap Dinar dalam sebuah wawancara yang diunggah di YouTube Cumicumi.

Ia menambahkan, sang kekasih menjadi kambing hitam dalam kasus tersebut.

"Setahu aku, Ko Apex bukan pelaku utama."

"Menurut aku, dia dikambinghitamkan." Pernyataan ini menunjukkan keyakinan Dinar bahwa kekasihnya adalah korban dari situasi yang lebih besar.

Wanita 31 tahun itu juga menyinggung soal keberadaan mafia dan adanya dugaan pengancaman buntut dari kasus yang menimpa pengusaha asal Jambi tersebut.

Dinar Candy mengaku banyak tahu mengenai kasus yang menimpa Ko Apex.

"Aku tuh banyak tahu sesuatu, cuma di sini itu kan banyak mafia. Bukan di kota ini ya, tapi di bidang usaha ini ada mafia yang bisa membahayakan nyawa orang," jelasnya.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima ancaman terkait kasus tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved