Wawancara Khusus
Wawancara Khusus Bersama Elfianah Pemenang Pilkada 2024 Mesuji
Wawancara khusus Editor in Chief Tribun Lampung, Ridwan Hardiansyah dengan Bupati Mesuji, Lampung terpilih Elfianah.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak tahun 2024 sudah berakhir pada 27 November 2024 lalu.
Untuk wilayah Kabupaten Mesuji, Lampung KPU setempat sudah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten pada Pilkada serentak Tahun 2024.
Hasilnya Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mesuji nomor urut 02 Elfianah - Yugi Wicaksono dinyatakan sebagai pemenang Pilkada 2024 dengan perolehan 61.713 suara.
Demi mengetahui tanggapan calon atas perolehan hasil tersebut, Tribun Lampung melakukan wawancara khusus bersama Calon Bupati Mesuji Elfianah yang berlangsung di kediamannya yang berada di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada Jumat (7/12/2024) Sore hari.
Berikut ini wawancara khusus Editor in Chief Tribun Lampung, Ridwan Hardiansyah dengan Bupati Mesuji, Lampung terpilih.
1. Bagaimana tanggapan anda terkait hasil pleno rekapitulasi di Pilkada Mesuji 2024?
Alhamdulillah Pilkada sudah selesai pada 27 November 2024 kemarin, tentunya membuat sedikit lega.
Walaupun hasilnya kurang memuaskan tidak seperti harapan kita, sebab harapannya diangka 70 persen.
Tapi namanya kita sebagai manusia hanya berusaha dan yang menentukan hanyalah Allah SWT.
Namun yang pasti, kami tetap bersyukur karena sudah meraih kemenangan.
2. Selama masa kampanye apakah ada cerita menarik?
Tentu banyak sekali, dan itu mungkin sudah menjadi hal biasa dalam kegiatan perpolitikan yang dimana banyak cara yang dilakukan lawan untuk menjatuhkan lawan politik demi mencari dukungan dan sebagainya.
Khususnya untuk kami, banyak sekali di media sosial bagaimana saya ini dihujat atau dijatuhkan dan it's oke itu tidak menjadi masalah.
Namanya politik dan kita sedang berdemokrasi tentu hal biasa seperti itu.
3. Apakah anda mendapatkan dukungan dari keluarga atas keikutsertaan sebagai Calon Bupati di Pilkada Mesuji?
Kalau keluarga alhamdulillah sangat mendukung sekali, terutama dukungan suami dan dukungan tersebut tentunya sangat menguatkan saya.
Selain itu, dorongan saya mengapa saya ingin menjadi Bupati Mesuji 2024-2029 adalah saya ingin memperjuangkan program Pak Khamami yang sebelumnya sempat tertunda.
Apalagi saat ini sangat banyak sekali dari masyarakat yang menanti-nantikan program Pak Khamami.
Itulah yang mendorong saya mengapa ikut dalam kontestasi Pilkada Mesuji.
4. Boleh diceritakan bentuk dukungan suami kepada anda dalam mengikuti kontestasi Pilkada Mesuji?
Sebenarnya dalam benak suami saya ada ketidaksetujuan saya maju, tetapi apakah suami saya ini sedang menguji bentuk keseriusan saya atau menguji keseriusan masyarakat.
Jadi awalnya memang tidak mendukung, tetapi saat saya sampaikan niat saya dengan ihklas untuk membangun tanah kelahiran saya juga ingin membantu masyarakat Mesuji yang selama ini sangat menginginkan kembali program beliau untuk diteruskan dan akhirnya beliau mendukung.
Jika ditanya bentuk dukungan yang diberikan selama ini tentunya beliau adalah mentor saya selama ini.
5. Jika boleh tau, apa yang pertama kali diajarkan suami sebagai mentor Anda di Pilkada Mesuji?
Perta tentunya memperkenalkan perpolitikan, kemudian bagaimana cara kita memposisikan diri untuk bertemu dengan masyarakat, mengambil simpati dengan masyarakat dan bagaimana masyarakat itu senang atas keberadaan kita.
6. Sebagai Calon Bupati Mesuji yang sudah pernah menduduki jabatan legislatif bagaimana pandangan Anda melihat jabatan eksekutif?
Saya sebagai Ketua DPRD Mesuji periode 2019-2024 bukan sebagai bagian dari eksekutif artinya bukan yang memiliki wewenang untuk mengeksekusi program.
Waktu saya menjadi Ketua DPRD Mesuji banyak program yang kita lihat tidak pro kepada masyarakat.
Dan saya sebagai Ketua DPRD Mesuji tidak dapat berbuat banyak.
Sebab yang namanya DPRD itu adalah kolektif kolegial yang dimana keputusannya bersama tidak dapat dibuat sendiri.
Selain itu, untuk di Partai juga saya masih butuh kesepakatan dari fraksi.
Maka dari itu, yang mendorong saya harus masuk ke ranah eksekutif supaya bisa lebih mudah memperjuangkan program yang pro kepada masyarakat.
7. Setelah terpilih menjadi Eksekutif bagaimana program prioritas Anda untuk memajukan Kabupaten Mesuji?
Sekarang ini yang menjadi permasalahan yang ada di Kabupaten Mesuji adalah persoalan jalan.
Oleh sebab itu, selama masa kampanye juga saya sampaikan selama 2 tahun saya menjabat insyaallah jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten akan terselesaikan.
Untuk saat ini ada 511 Km jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Mesuji, dari ratusan kilometer jalan itu yang kondisinya baik sekitar 25 persen.
Sisanya ada 75 persen yang akan kita upayakan untuk diperbaiki selama 2 tahun menjabat.
Meskipun nantinya tidak dicor semua, paling tidak semua jalannya rata tidak berlubang.
8. Bagaimana Anda melihat potensi Mesuji untuk mendorong investasi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat ?
Untuk wilayah Kabupaten Mesuji pendapatan utamanya adalah pertanian dan perkebunan.
Untuk perkebunan saya rasa sudah berjalan baik, tetapi di bidang pertaniannya butuh penganan serius.
Alhamdulillah di jaman Bupatinya masih Pak Khamami Kabupaten Mesuji mendapatkan bantuan Rice Milling Plant (RMP) dari Jokowi.
Akan tetapi lagi-lagi setelah Bapak Khamami tidak menjabat lagi RMP saat ini sudah tidak terurus.
Oleh sebab itu, kami akan memperjuangkan bagaimana RMP ini bisa berdaya guna.
Sehingga para petani di Mesuji tidak lagi menjual gabah, tetapi bisa menjual barang jadi berupa beras untuk dijual kepada masyarakat.
Harapannya tentu saja supaya hasil panen petani memiliki nilai tinggi.
8. Bagaimana harapan Anda setelah Pilkada serentak ini telah usai?
Pertama kami mengucapkan terima kepada relawan, masyarakat yang terus berjuang selama ini, dan ibu-ibu Muslimat NU yang ikut berjuang.
Sekarang pesta telah usai dan tidak ada lagi nomor satu, dua, tiga dan empat. Semuanya kita harus jadi satu, ayo kita bekerja bersama-sama untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Mesuji yang lebih baik lagi.
(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)
| Kerja di Jepang Gaji Rp22 Juta per Bulan, Bisakah? Eksklusif Bersama Kepala BP3MI Lampung |
|
|---|
| Putar Musik Wajib Bayar? Eksklusif Bersama Yanvaldi Yanuar |
|
|---|
| Novriwan Jaya Bicara soal Bolo Ngarit untuk Majukan Peternakan di Tulangbawang Barat |
|
|---|
| Jody Saputra Ingin Mesuji Punya Brand Beras Sendiri |
|
|---|
| Makanan Bergizi Tak Harus Mahal, Eksklusif Bersama Wakil Ketua DPD PCPI Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Wawancara-khusus-terpilih-Elfianah.jpg)