Pengantin Meninggal di Lampung

Menangis dan Pasrah, Nur Kholik Menduda Usai Ijab Kabul Ditinggal Istri Selamanya

Nur Kholik masih tak percaya usai ditinggal untuk selamanya oleh sang istri, Rika Amiyana, selepas ijab kabul.

Tayang:
Editor: Indra Simanjuntak
Istimewa/Tribunlampung.co.id
Pasangan pengantin wanita di Tanggamus wafat usai akad. 

Kholik: Iya, saya yang pertama melihatnya. Dari awal ia keluar, saya merasa ada yang berbeda.

Meskipun ia sudah dirias, tapi tidak seperti biasanya. Saya merasa ada sesuatu yang tidak beres.  

Tribun: Apa tindakan pertama yang Mas lakukan saat melihat kondisi sang istri?

Kholik: Ketika melihat dia lemas, saya langsung bertanya, "Masih bisa berdiri, tidak?" Rika bilang tidak kuat, jadi saya memintanya duduk saja.  

Tidak lama kemudian, perhatian tamu mulai tertuju ke Rika, yang semakin terlihat lemah. 

Tiba-tiba, dia pingsan. Saya langsung membawanya ke kamar dan kami mencoba memberikan pertolongan pertama.

Tribun: Berapa lama jeda waktu dari kondisi memburuk hingga meninggal dunia?

Kholik: Setelah pingsan, saya membawa Rika ke kamar. Kami segera melepaskan sanggul dan baju kebayanya agar dia bisa bernapas lebih lega. 

Tapi kondisinya semakin memburuk, hingga akhirnya kami memutuskan untuk membawa Rika ke puskesmas terdekat.  

Di puskesmas, dokter mencoba memberi oksigen dan melakukan pemeriksaan. 

Namun, karena kondisinya sudah kritis, dokter menyarankan untuk segera dirujuk ke rumah sakit. 

Sayangnya, Rika sudah tidak bisa tertolong.

Tribun: Bagaimana perasaan Mas Kholik saat melihat kondisi istri yang sudah tidak berdaya?

Kholik: Perasaan saya campur aduk. Saya ingin menangis, tapi tetap mencoba pasrah. 

Di puskesmas, saya terus berharap meskipun dokter sudah memberi tanda-tanda bahwa kondisinya kritis. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved