Berita Lampung

Universitas Lampung Sudah Miliki 135 Profesor Sejak Berdiri Hingga 2024

Unila kukuhkan 9 guru besar dan profesor sehingga total yang dimiliki Unila sebanyak 135 profesor.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Rektor Unila Profesor Lusmeilia Afriani foto bersama dengan para guru besar di GSG Unila, Senin (9/12/2024). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Universitas Lampung ( Unila ) kembali memberikan kontribusinya untuk dunia pendidikan di Lampung dengan menambah 9 guru besar (gubes) atau profesor.

Rektor Unila Prof Lusmeilia Afriani mengatakan, kampus hijau Unila hingga saat ini telah miliki 135 profesor dari semua rumpun ilmu dari 8 fakultas. 

"Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, pada pagi hari yang berbahagia dan bersejarah Unila kembali mengukuhkan 9 profesor dan saat ini menjadi 135 orang profesor," kata Rektor Unila Profesor Lusmeilia Afriani, Senin (9/12/2024) di GSG Unila

Adapun guru besar tersebut yakni; Prof Endang Linirin Widiastuti, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Biologi Fungsi Hewan atau Biologi Integrasi Organisme. 

Dengan judul Orasi "Pendayagunaan Lamun dan Makroalga dari Teluk Lampung dalam Riset Anti-Kanker: Peluang dan Prospek".

Prof Gusri Akhyar Ibrahim, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Teknik Manufaktur Mesin, Proses Pemesinan dengan judul orasi ilmiah "Pembuatan Baut Ulir Inplan Tulang Kortikal Ti-6Al-4V Extra Low Interstitial".

Prof Ktut Murniati, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Ekonomi Produksi Tanaman Pangan dengan judul orasi ilmiah "Pendekatan Ekonomi Produksi untuk Mendorong Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan yang Tangguh Terhadap Perubahan Iklim".

Prof Masdar Helmi, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, dengan judul orasi "Peran Akademisi Dalam Pengembangan Teknologi Ferosemen dan Praktek Konstruksi".

Prof Nandi Haerudin, S.Si., M.Si., IPM. Profesor/Guru Besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Rekayasa Geofisika Mitigasi Bencana, dengan judul orasi ilmiahnya "Mikrozonasi untuk Mitigasi Bencana".

Kemudian Prof Samsul Bakri, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Pengembangan Lingkungan Kehutanan dan Perdesaan.

Dengan judul orasi ilmiah "Praxis Pengembangan Jasa Lingkungan Hutan dan Kinerja Entrepreneurialship Wilayah sebagai Strategi untuk Mengelak Kutukan Sumberdaya Alam: Pembelajaran dari Provinsi Lampung".

Prof Tugiyono, M.Si, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Ekologi Perairan. Dengan judul orasi ilmiah "Ekspolari Potensi mikroalga Nannochloropsis sp Isolat dari Ekosistem Perairan Lampung Mangrove Center (LMC) Sebagai Pakan Biologi (Biological Feed) Pada Budidaya Perairan".

Prof Wuryaningsih Dwi Sayekti, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Manajemen Ketahanan Pangan.

Dengan judul orasi ilmiah "Percepatan Diversifikasi Konsumsi Pangan untuk Memantapkan Ketahanan dan Kemandirian Pangan".

Prof Zainal Abidin, guru besar dalam ranting ilmu atau kepakaran Ekonomi Sumberdaya Alam dan Pertanian Berkelanjutan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved