Bus Masuk Jurang

Bus Putra Rafflesia Kecelakaan di Pesisir Barat Lampung, Penumpang Bayar Ongkos Rp 150 Ribu

Penumpang bus Putra Rafflesia yang kecelakaan di Pesisir Barat Lampung bayar ongkos Rp 150 ribu ditawari sopir dan dugaanya sedang tak operasi resmi.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Saidal Arif
Bangkai bus Putra Rafflesia yang kecelakaan hingga terbakar di Pesisir Barat, Lampung. Penumpang bayar ongkos Rp 150 ribu ditawari sopir dan dugaanya sedang tak operasi resmi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesisir BaratMansur, seorang penumpang bus Putra Rafflesia nopol BD 7089 AU ungkap fakta lain terkait kecelakaan di Pesisir Barat Lampung.

Dugaanya bus Putra Rafflesia yang kecelakaan di Pesisir Barat Lampung sedang tidak beroperasi resmi sesuai trayeknya. 

Sebab dari pengakuan Mansur, sopir hanya minta ongkos Rp 150 ribu untuk rute Bengkulu-Jakarta via jalan lintas barat Lampung.

Ketika ditemui di Puskesmas Lemong, Mansur menjelaskan, ternyata bus Putra Rafflesia yang mengalami kecelakaan di Pesisir Barat telah dijual oleh perusahaan ke pihak pembeli yang berada di Bekasi, Jawa Barat. 

"Setahu saya, mobil bus itu memang sudah dijual oleh perusahaan. Tapi karena kita kebetulan mau ke arah yang sama, ditawarilah oleh sopir untuk naik dengan ongkos Rp 150 ribu," ungkapnya. 

Sedangkan berdasarkan informasi tiket dari situs Sukabis.Org untuk bus Putra Rafflesia rute Bengkulu-Jakarta per Februari 2024 tarif tiket Rp 530.000 untuk kelas eksekutif via Krui. 

Sehingga dugaanya bus tersebut tidak beroperasi resmi dan ongkos yang ditarik sopir hanya untuk kebutuhannya. 

Tampaknya sang sopir ditugasi mengantarkan bus ke Jakarta lalu dirinya cari seseran dengan menaikkan penumpang

Namun nahas bus tersebut kecelakaan masuk jurang dan terbakar hingga tiga orang meninggal salah satunya sang sopir. 

Diketahui bus Putra Rafflesia terjun ke jurang di hutan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Tebing Batu, Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, Rabu (11/12/2024) sekira pukul 21.00 WIB.

Mansur menjelaskan kronologi bus sebelum mengalami kecelakaan, masuk jurang lalu ludes terbakar. 

Saat kejadian, Mansur dalam keadaan sadar. 

Saat melintas di jalan menanjak, Mansur mengatakan bus tersebut menggunakan gigi dua. 

"Sopir mau ngoper gigi lagi sudah nggak bisa, langsung bablas masuk ke dalam jurang," jelasnya.

Ia mengaku menjadi orang penumpang pertama yang berhasil keluar dari dalam bus tersebut. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved