Serangan Harimau di Pesisir Barat
Harimau Sumatera Serang Sapi Warga di Pelita Jaya Berbeda dengan di RSUD KH Muhammad Thohir
Harimau Sumatera yang menyerang hewan ternak sapi warga di Pekon Pelita Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan diperkirakan berbeda dengan yang pernah muncul
Penulis: saidal arif | Editor: Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesisir Barat - Harimau Sumatera yang menyerang hewan ternak sapi warga di Pekon Pelita Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan diperkirakan berbeda dengan yang pernah muncul di dekat RSUD KH Muhammad Thohir beberapa waktu lalu.
Dugaan ini muncul lantaran yang pernah muncul di sekiatar RUSD KH M Thohir ada ada tiga ekor, dengan rincian satu induk dan dua anak harimau.
"Kalau perkiraan kami harimau yang menyerang sapi ini dengan harimau yang muncul di dekat RSUD itu berbeda," ungkap Alim warga setempat, Rabu (18/12/2024).
Dikatakannya, pada saat terjadinya serangan harimau terhadap sapi di Pekon Pelita Jaya itu warga sekitar sempat melihat keberadaan harimau tersebut.
Harimau Sumatera yang terlihat waktu itu hanya satu ekor bukan tiga ekor seperti yang terlihat di sekitar Rumah Sakit.
"Ukuran badannya juga berbeda dengan ciri-ciri yang ada di sana," ujarnya.
Sementara PJ Sekdakab Pesisir Barat, Jon Edward mengatakan, tim Satgas gabungan belum bisa memastikan jumlah harimau yang menyerang sapi warga di Pekon Pelita Jaya tersebut.
"Kita belum bisa memastikan jumlah harimau yang muncul di Kecamatan Pesisir Selatan ini ada berapa,"ucapnya.
Tetapi, jika melihat rentang wilayah dari Kecamatan Pesisir Selatan ke Kecamatan Pesisir Tengah memiliki jarak sekitar 30 kilometer.
Maka, diperkirakan Harimau Sumatera yang muncul di Kecamatan Pesisir Tengah dan Kecamatan Krui Selatan beberapa waktu lalu berbeda dengan yang ada di kecamatan Pesisir Selatan saat ini.
"Kalau kita dengar keterangan masyarakat memang ciri-cirinya harimau yang ada di Pesisir Selatan ini berbeda dengan yang ada di Kecamatan Pesisir Tengah dan Krui Selatan," kata dia.
Pindahkan Lokasi Kandang Jebak
Tim Satgas gabungan gelar pertemuan bahas langkah strategis terkait keberadaan Harimau Sumatera di Pekon Pelita Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan.
Rapat digelar di balai Pekon Pelita Jaya dihadiri langsung Plt Sekdakab Pesisir Barat, Jon Edward, Kepala BPBD, Imam Habibudin, TNI, Polri, Polhut dan tokoh masyarakat setempat.Sa
Kasi Humas Ipda Kasiyono mengatakan, rapat berfokus pada penambahan dan pemindahan sangkar jebak harimau.
"Keputusan ini diambil menyusul adanya peristiwa terbaru harimau menyerang hewan sapi milik warga," ungkapnya mewakili Kapolres Pesisir Barat, Rabu (18/12/2024).
Sebagai langkah antisipasi, tim memutuskan untuk memindahkan kandang jebak dari lokasi sebelumnya ke lokasi strategis guna menangkap harimau tanpa membahayakan masyarakat atau satwa liar lainnya.
Selain membahas teknis pemasangan jebak, tim juga memberikan edukasi kepada warga untuk mengurangi aktivitas di area rawan.
Warga diminta untuk tidak melintasi lokasi pemasangan jebak dan menghentikan kegiatan berkebun setelah pukul 16.00 WIB untuk menghindari kontak langsung dengan harimau sumatra.
Ditambahkannya, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat guna memastikan keselamatan warga dan kelestarian satwa liar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mematuhi arahan, dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda keberadaan harimau di sekitar tempat tinggal," pungkasnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)
| Warga Masih Nekat ke Kebun di Area Konflik Harimau Sumatera di Pesisir Barat Lampung |
|
|---|
| Warga Pesisir Barat Lampung Diimbau Hentikan Aktivitas Sementara di Wilayah Konflik Harimau |
|
|---|
| Pemkab Pesisir Barat Bakal Tambah Sangkar Jebak Harimau Sumatera |
|
|---|
| Harimau Sumatera Masih Berkeliaran, Satgas Gabungan Pindahkan Lokasi Kandang Jebak |
|
|---|
| Breaking News Teror Harimau Terjadi Lagi di Pesisir Barat Lampung, Kali Ini Memangsa Sapi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Lokasi-tempat-harimau-menyerang-sapi-warga-di-Pesisir-Barat.jpg)