Berita Lampung
Polresta Bandar Lampung Usut Dugaan Pelajar yang Dikeroyok hingga Tewas
Polresta Bandar Lampung masih mendalami dugaan pelajar yang dikeroyok hingga meninggal dunia.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Polresta Bandar Lampung masih mendalami dugaan pelajar yang dikeroyok hingga meninggal dunia.
"Saat ini kami masih mendalami proses penyelidikan terkait kasus meninggalnya korban yang merupakan seorang pelajar tersebut," kata Kasar Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto, Kamis (19/12/2024).
Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait hal tersebut untuk mencari siapa pelaku utamanya.
Polisi saat ini telah mengamankan satu orang pasca pengeroyokan pelajar berinisial Ps (17) hingga meninggal dunia, Rabu (18/12/2024), sekitar pukul 02.00 WIB, di Jalan Dokter Harun I, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung.
Polisi telah mengamanatkan satu orang pasca peristiwa pengeroyokan terhadap pelajar hingga meninggal dunia.
"Ada satu orang yang diamankan dari musibah yang merenggut pelajar SMP Negeri di Bandar Lampung tersebut," kata Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto, Rabu (18/12/2024).
Polresta Bandar Lampung hingga saat ini secara intens tengah menyelidiki kasus pengeroyokan tersebut.
"Korban meninggal dunia karena luka sayatan benda tajam pada bagian dada," kata Kompol Hendrik.
Ia mengatakan, pihaknya saat ini telah memeriksa sejumlah saksi baik dari teman korban maupun saksi di sekitar lokasi.
“Satu orang telah diamankan, tapi masih kita dalami dulu, apakah yang bersangkutan terlibat dalam peristiwa tersebut atau tidak," kata Kompol Mukhammad Hendrik.
Pihaknya saat ini masih mendalami terkait hal tersebut dan polisi saat ini mengamankan barang bukti seperti CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kompol Hendrik mengatakan, korban bersama temannya saat itu sedang mengendarai sepeda motor dan kemudian dihadang oleh sekelompok orang saat melintas di jalan tersebut.
Korban mencoba menghindar dengan memutar, namun karena panik akhirnya korban loncat dari sepeda motor.
Kemudian kelompok yang tidak dikenali tersebut mengejar korban sambil membawa senjata tajam.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun akhirnya meninggal dunia.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )
| Kisah Istri Prajurit TNI di Lampung Jaga Warisan Tapis, Usaha Keluarga Sejak 1992 |
|
|---|
| Pangdam Kristomei Bakal Sampaikan Tuntutan Mahasiswa Lampung soal Kasus Air Keras |
|
|---|
| Hindari Krisis Energi Meluas, Gencatan Senjata Permanen AS-Iran Harus Dilakukan |
|
|---|
| Gelombang Pensiun Ratusan ASN, Bandar Lampung Usulkan 200 Formasi CPNS |
|
|---|
| Ambulans Jadi Prioritas, Dishub Bandar Lampung Pilih Skema Fleksibel U-Turn |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kronologi-Pelajar-SMP-Tewas-Diserang-Sekelompok-Pemuda-Ternyata-Geng-Motor.jpg)