Travel Lampung

Nama Tengkleng Balak Mas Priyo Terinspirasi dari Kebiasaan Makan Orang Lampung

Amy Priyo, sang pemilik mengungkapkan kata Balak yang merupakan kosakata bahasa Lampung sengaja disematkan dalam nama usahanya.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Virginia Swastika
Tengkleng Balak Mas Priyo. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung Menghadirkan sajian masakan tengkleng khas Yogyakarta, nama Tengkleng Balak Mas Priyo ternyata juga terinspirasi dengan kebiasaan orang Lampung.

Hal ini juga membuat sang pemilik memilih nama bisnisnya dengan menyatukan dua budaya, yakni Yogyakarta dan Lampung.

Amy Priyo, sang pemilik mengungkapkan kata Balak yang merupakan kosakata bahasa Lampung sengaja disematkan dalam nama usahanya.

Ini karena ia menyadari ada kebiasaan makan orang Lampung yang menarik perhatiannya.

“Jadi yang saya perhatikan kan orang-orang Lampung ini kan senangnya makan ramai-ramai, makan besar, makan bareng-bareng,” terang Priyo saat ditemui di restorannya, Rabu (25/12/2025).

Alhasil, kebiasaan itu yang membuatnya terinspirasi untuk menyediakan menu makanan dalam porsi yang besar dan menggunakannya untuk nama bisnis.

“Jadi di sini makananya juga porsi sharing, porsi besar, makanya kita kasih nama Tengkleng Balak,” jelasnya.

Di Tengkleng Balak Mas Priyo ini sendiri menyajikan hidangan khas Yogyakarta.

Ada tengkleng, sate klathak, sate kere, hingga wedang uwuh yang siap memanjakan lidah.

“Itu ada tengkleng sapi, tengkleng kambing. Kemudian kita ada sate-satean. Kecuali sate ayam ya karena sate ayam kan biasa ya?”

“Kalau di sini ada sate kemayu, sate klathak dari daging domba, terus ada sate buntel juga, kemudian yang baru itu ada sate kere,” jelasnya.

Menu makanannya juga bisa membuat para pengunjungnya bernostalgia, terutama bagi yang sudah pernah ke wilayah Kota Pelajar.

Apalagi, resepnya juga memang asli Yogyakarta yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Sumatera, khususnya Lampung.

Dengan begitu, cita rasa manis yang khas dari santapan Yogya bisa dinikmati warga Lampung.

“Resepnya itu asli dari Yogya karena kebetulan memang ada chefnya dari Yogya yang saya ajak untuk ke sini. Bahkan bahan bakunya kayak rempah-rempahnya. Jadi tengkleng ini kalau di sini itu dia rempah-rempahnya khusus. Memang itu ada rempah-rempah dari Yogya dan nggak ada di Lampung. Adanya di Yogya.”

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved