Berita Terkini Nasional
Buntut Penembakan Advokat Rudi S Gani, Pengacara di Sulsel Khawatir
Para pengacara di Sulawesi Selatan merasa khawatir buntut penembakan terhadap pengacara senior, Rudi S Gani, hingga meninggal dunia.
Tribunlampung.co.id, Makassar - Para pengacara di Sulawesi Selatan merasa khawatir buntut penembakan terhadap pengacara senior, Rudi S Gani, hingga meninggal dunia.
Diketahui, seorang pengacara senior bernama Rudi S Gani (49), tewas ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) setelah seharian melayani klien di Kota Watampone, Sulawesi Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi saat Rudi tengah menantikan malam pergantian tahun bersama keluarga di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, pada Selasa (31/12/24) pukul 22.30 Wita.
Hingga kini, pelaku penembakan terhadap pengacara Rudi S Gani masih misterius.
Ketua Tim Pencari Fakta Peradi Sulsel, Tadjuddin Rachman menambahkan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius di kalangan advokat, terutama karena ini adalah insiden penembakan pertama yang menimpa seorang pengacara di Sulsel.
Insiden ini telah memicu kekhawatiran di kalangan pengacara di Sulawesi Selatan.
Tadjuddin mengungkapkan, sering ada kejadian teror, tetapi sampai penembakan di depan keluarga belum pernah terjadi.
"Pihak Peradi Sulsel juga telah membentuk tim investigasi khusus untuk mengawal penyidikan kasus ini, menunjukkan keseriusan dalam mencari keadilan bagi Rudi S Gani." katanya.
Periksa 18 Saksi
Kasus penembakan pengacara Rudi S Gani di malam tahun baru 2024 mengguncang masyarakat, terutama di Sulawesi Selatan.
Pihak kepolisian tengah bekerja keras untuk mengungkap pelaku di balik tragedi ini.
Saat ini 18 orang saksi, termasuk istri almarhum dan tiga buruh bangunan yang bekerja di kantor hukum yang didirikan Rudi sedang diperiksa.
Keterangan yang diperoleh dari Hj Maryam dan saksi lainnya akan menjadi kunci penting untuk mengungkap kasus ini.
Rudi S Gani, seorang pengacara yang dikenal di daerahnya, tewas ditembak oleh orang tak dikenal.
Kasus ini mulai mendapat perhatian luas setelah istri Rudi, Hj Maryam, mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sulsel, Senin (6/1/2025) untuk memberikan keterangan serta bukti-bukti yang berkaitan dengan ancaman yang diterima suaminya.
Maryam mengatakan, memiliki bukti percakapan antara dirinya dan suaminya yang menunjukkan adanya ancaman melalui pesan WhatsApp sebelum insiden penembakan.
| Unpad Nonaktifkan Profesor yang Diduga Lecehkan Mahasiswi |
|
|---|
| 1 Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Karanganyar, 3 Kendaraan Terlibat |
|
|---|
| Diserang Beruang di Hutan OKU, Rahmat Alami Luka Robek dan Cakaran Saat Menyadap |
|
|---|
| Kenangan Rosyida Seusai Yai Mim Meninggal di Tahanan, Singgung Makanan Favorit |
|
|---|
| Terungkap, Guru Sains Sudah Tahu Senapan 3D Bisa Meledak, Kasus Siswa SMP Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ditembak-dua-kali-di-wajah-dan-dada.jpg)