Berita Lampung

Pedagang di Berasan Makmur Mesuji Lampung Tuntut Transparansi Pembangunan Pasar

Pedagang pasar yang tergabung dalam Persatuan Paguyuban Pedagang Berasan Makmur (P3BM) menolak rencana pembangunan ulang pasar oleh pemerintah desa.

Tayang:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf
Spanduk penolakan penggusuran pasar Berasan Makmur. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Mesuji - Pedagang pasar yang tergabung dalam Persatuan Paguyuban Pedagang Berasan Makmur (P3BM) menolak rencana pembangunan ulang pasar oleh pemerintah Desa Berasa Makmur. 

Penolakan itu dilakukan karena dipicu oleh kurangnya transparansi dalam perencanaan dan minimnya komunikasi dengan para pedagang pasar. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua P3BM Toton saat dikonfirmasi pada, Kamis (16/1/2025).

"Kurangnya transparansi dari pemdes setempat membuat kami menolak pembangunan ulang pasar," ujarnya. 

Toton merasa heran hajat sebesar ini dilakukan tanpa melakukan musyawarah dengan pedagang pasar. 

Bahkan kata dia, surat edaran yang dibuat oleh Pemdes setempat terkait pembangunan pasar  tanpa pemberitahuan ke pedagang. 

Atas tindakan itu, membuat pedagang Pasar Berasan Makmur merasa kecewa. 

Menurutnya transparansi menjadi penting bagi pemerintah desa sebelum memulai proyek renovasi di pasar tersebut. 

Apalagi lokasi pasar menjadi tempat yang berdampak langsung bagi kehidupan pedagang. 

Dikatakan Toton sebenarnya para pedagang dapat menyetujui pembangunan ulang pasar tersebut. 

Jika saja, Pemdes setempat mau memberikan ruang musyawarah kepada pedagang supaya pedagang bisa tau dan mengerti rencana pembangunan pasar tersebut. 

Lebih lanjut, pihaknya pun berharap pembangunan pasar Berasan Makmur ini bisa dilakukan sesuai prosedur dan yang terpenting harus transparan. 

Sebab, para pedagang saat ini masih menuntut musyawarah kepada pemerintah desa sebelum proyek tersebut berjalan. 

(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved