Berita Lampung

Pemkab Mesuji Siapkan Program Pasar Murah Atasi Kelangkaan Minyak Goreng Subsidi

Pemkab Mesuji di tahun 2025 siapkan program Pasar Murah untuk atasi kelangkaan minyak goreng subsidi merek Minyakita.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf
bahan pokok yang dijual di Pasar murah. 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji di tahun 2025 siapkan program Pasar Murah untuk atasi kelangkaan minyak goreng subsidi merek Minyakita.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan atau Koperindag Mesuji Rahmat saat dikonfirmasi pada Sabtu (25/1/2025).

"Pasar Murah yang kami gelar itu juga diharapkan bisa mengatasi kelangkaan minyak goreng subsidi di Mesuji," ujarnya.

Rahmat mengaku untuk peredaran minyak goreng subsidi merek Minyakita kuotanya tidak banyak di wilayah Mesuji.

Akibatnya, minyak goreng subsidi merek Minyakita tidak tersentuh secara merata bagi masyarakat.

Untuk mengatasi kelangkaan tersebut, Pemkab Mesuji melakukan kegiatan Pasar Murah yang menjual minyak goreng dengan harga yang murah atau sesuai HET.

"Jadi kami di kegiatan Pasar Murah menjual minyak goreng dengan merek lain dan kami subsidi Rp 3 ribu per liter supaya harga jualnya sesuai HET," ungkapnya.

Ia pun beranggapan dengan cara itu setidaknya bisa membantu masyarakat di Kabupaten Mesuji memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat yang ada di Kabupaten Mesuji kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng subsidi bermerEk Minyakita.

Pedagang makan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji, Arif mengaku jika pihaknya sudah sangat jarang mendapatkan minyak goreng subsidi Minyakita.

"Gak ada yang jual kalau di Sidomulyo ini jadi pakai minyak goreng lain," ujarnya.

Arif menyebut pihaknya harus merogoh kocek sebesar Rp 18 ribu untuk mendapatkan 1 liter minyak goreng.

Jika beruntung, ia bisa mendapatkan harga yang lebih murah diangka Rp 15-16 ribu per liternya jika terdapat kegiatan Pasar Murah yang digelar Pemkab Mesuji.

Hanya saja kegiatan Pasar Murah tidak digelar secara rutin, sehingga hanya sesekali saja terbantu dengan rendahnya harga jual yang tawarkan.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan atau Koperindag Mesuji Rohmat  menuturkan langkanya minyak goreng subsidi dengan merek Minyakita disebabkan oleh rendahnya kuota.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved