Berita Lampung

Kerugian Jembatan Putus di Sumur Putri Bandar Lampung Capai Rp 300 Juta

Kepala Dispar Pemkot Bandar Lampung, Adiansyah menyebut, kerugian jembatan putus di Sumur Putri itu diperkirakan mencapai Rp 300 juta.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Jembatan Sumur Putri yang putus diterjang banjir di Bandar Lampung akibatkan kerugian hingga Rp 300 juta. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Dinas Pariwisata (Dispar) Pemkot Bandar Lampung membeberkan kerugian atas putusnya jembatan di wisata Sumur Putri.

Kepala Dispar Pemkot Bandar Lampung, Adiansyah menyebut, kerugian jembatan putus di Sumur Putri itu diperkirakan mencapai Rp 300 juta.

“Akibat banjir di Bandar Lampung beberapa waktu lalu, jembatan di sini putus. Kerugian kita taksir sekitar Rp 300 juta-an,” sebutnya, Minggu (26/1/2025).

Kendati begitu, jembatan ikonik berwarna merah pada wisata tersebut direncanakan akan dibangun kembali secepatnya.

Adiansyah mengatakan, jembatan itu telah ditinjau oleh pemerintah dalam hal ini Dinas PU Pemkot Bandar Lampung pasca banjir.

“Banjir kemarin, selain hujan deras juga ada kiriman air dari atas sana yakni Pesawaran. Waktu itu air tinggi dan ada kayu-kayu yang numbur,” ujarnya.

“Jadinya hancur. Setelah itu ditinjau oleh Dinas PU, kita juga sudah lapor, yang bangun nanti dari Dinas PU. Namun harus ada anggaran,” terusnya.

Dalam hal ini, ia memastikan pihak pemerintah bakal menganggarkan pembangunan kembali jembatan itu.

Sebab, jembatan tersebut merupakan fasilitas ikonik di wisata yang dikelola langsung oleh Pemkot Bandar Lampung itu.

“Kita berharap itu bisa dibangun kembali, ini dalam penganggaran mereka (Dinas PU). Sudah jelas, sudah ditinjau,” harapnya.

Ia mengaku, hingga saat ini pihaknya baru menerima laporan kerusakan fasilitas di tempat wisata yakni di Sumur Putri.

“Sejauh ini yang wisata belum ada laporan untuk inventarisir. Ada wisata alam, laut dan yang lain, tapi tidak ada laporan,” sebutnya.

Jika benar direalisasikan akan dibangun kembali, ungkap Adi, pemerintah akan membangun jembatan itu lebih tinggi lagi.

“Kedepannya akan ada perubahan dengan pembangunan jembatan yang akan lebih tinggi lagi,” imbuhnya.

“Sepengetahuan kami, kemarin itu yang maksimal banjir bandangnya, terbesar. Kalau pun mau dibangun ya harus lebih ke atas,” pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved