Berita Lampung

Fasilitas Minim, Kader Posyandu di Metro Lampung Minta Perhatian Pemkot

Fasilitas di Posyandu Dahlia I , Kecamatan Metro Pusat, Metro, Lampung, mendapat keluhan dari kader Posyandu setempat.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/M Humam Ghiffary
MINIM FASILITAS: Sarini (53), kader Posyandu Dahlia 1, Kecamatan Metro Pusat, Metro, saat ditemui awak media usai Reses DPRD Metro yang digelar di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Metro, Jumat (14/2/2025). Sarini berharap Pemkot Metro memberi perhatian lebih atas fasilitas minim di Posyandu Dahlia 1. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Fasilitas di Posyandu Dahlia I , Kecamatan Metro Pusat, Metro, Lampung, mendapat keluhan dari kader Posyandu setempat.

Sarini (53), kader Posyandu Dahlia 1, Kecamatan Metro Pusat, Metro, mengeluhkan fasilitas Posyandu yang terbilang masih minim dan jauh dari kata layak.

Bahkan, lanjut dia, meja untuk pemeriksaan masih harus meminjam dari Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).

"(Tahun) 2024 kemarin baru (realisasi) meja, hanya satu. Kita (tempatnya) masih numpang. Kita pinjam meja dari TPA," kata dia, Sabtu (15/2/2025).

Ia mengaku, pihaknya telah sering mengusulkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perihal pengadaan meja dan alat kesehatan penunjang.

"Kita usulkan meja, alat-alat kesehatan, tensi, ukur tinggi badan, timbangan balita," bebernya.

Sarini yang juga telah belasan tahun menjadi Kader Posyandu itu juga meminta kepada Pemkot untuk memperhatikan insentifnya.

"Saya dari gadis dulu sudah jadi Kader Posyandu, sudah 15 tahun lebih," tuturnya.

"Maunya kita itu disesuaikan (insentif), sekarang Rp 100 ribu per triwulan," tambahnya.

Saat ini, kata Sarini, pihaknya di Posyandu tak hanya menangani balita saja.

Melainkan harus melayani bayi baru lahir hingga pasien lanjut usia (lansia).

"Dulu kita menangani balita, sekarang semua. Mulai dari bayi lahir, ibu hamil, lansia," ungkapnya.

"Kami setiap bulannya ada berapa rumah gitu (untuk home care)."

"Operasionalnya dari kami, tapi sempat ada uang pengganti Rp 1.500 per rumah," tukasnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi II DPRD Metro, Roma Doni Yunanto mengatakan pihaknya akan mengawal aspirasi dari masyarakat terkait keluhan fasilitas posyandu.

"Kami akan mengawal aspirasi ini agar masuk dalam pokok pikiran DPRD Kota Metro," kata Doni (sapaannya).

( Tribunlampung.co.id / Muhammad Humam Ghiffary )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved