Berita Viral

6 Polisi Aniaya Junior hingga Kritis, Ngaku Cuma Iseng

Enam bintara polisi di Polres Baubau pelaku penganiayaan terhadap junior mereka, Bripda A (22) ditahan dan diperiksa Propam Polda Sulawesi Tenggara.

Tayang:
Editor: Kiki Novilia
Tribunnews
POLISI ANIAYA POLISI - Ilustrasi polisi, enam bintara polisi Polres Baubau ditahan dan diperiksa oleh Propam Polda Sulawesi Tenggara karena menganiaya juniornya yakni Bripda A (22) di barak pada Jumat (21/2/2025), Para pelaku mengaku cuma iseng. Dok Tribunnews. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Enam bintara polisi di Polres Baubau pelaku penganiayaan terhadap junior mereka, Bripda A (22) ditahan dan diperiksa Propam Polda Sulawesi Tenggara.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian mengungkapkan motif kasus dugaan polisi aniaya polisi di Polres Baubau ini.

"Sudah dimintai keterangan di propam enam personel itu," kata Iis Iis melalui telepon, Rabu (26/2/2025), dilansir TribunnewsSultra.com.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, penyebab enam personel polisi itu menganiaya Bripda A yakni karena iseng sampai akhirnya melakukan pembinaan berlebihan.

"Jadi mereka iseng-iseng saja dan pembinaannya berlebihan. Mereka sempat tanya kenal saya tidak? Terus melakukan pembinaan seperti itu," ungkap Iis.

Keenam pelaku berpangkat sama seperti korban yakni Brigadir Dua (Bripda).

Para pelaku itu merupakan bintara polisi lulusan 2023, sedangkan korban Bripda A, lulusan Polri tahun 2024.

Pelaku dan korban bertugas di satuan Samapta Polres Baubau.

"Jadi korban ini adik kelas mereka. Satu tingkat di bawah mereka," sebut Iis.

Kronologi Polisi Aniaya Polisi

Peristiwa polisi aniaya polisi ini terjadi di Barak Dalmas Polres Baubau pada Jumat (21/2/2025) malam.

Penganiayaan bermula setelah korban Bripda A bersama delapan anggota polisi lainnya sedang tidur di barak pada Jumat sekitar pukul 23.00 WITA.

Enam anggota polisi senior lalu membangunkan mereka dan menanyakan nama-nama senior.

"Empat orang hafal dan lima orang tidak hafal nama seniornya, sehingga terjadi pemukulan bagi yang tidak tahu nama seniornya," jelas Iis.

Dari lima anggota yang dipukul, satu di antaranya dalam kondisi kritis.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved