Berita Lampung

Cegah Kasus DBD, Diskes Lampung Selatan Imbau Terapkan Cara Hidup Sehat dengan 3M

Cegah kasus DBD, Diskes Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk menerapkan cara hidup sehat dengan 3M.

Tribunlampung.co.id/Dominus Desmantri Barus
CEGAH KASUS DBD - Kantor Diskes Lamsel, Kamis (27/2/2025). Cegah kasus DBD, Diskes Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk menerapkan cara hidup sehat dengan 3M. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Cegah kasus demam berdarah dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk menerapkan cara hidup sehat dengan 3M.

Diskes Lampung Selatan mentat dari Januari hingga Februari 2025, DBD sebanyak 99 kasus.

Kadiskes Lampung Selatan Hari Surya mengatakan pihaknya sudah melakukan beberapa langkah pencegahan DBD.

"Langkah-langkah yang telah dilakukan kita lakukan yakni melakukan pengasapan dengan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa," ujarnya.

"Selain itu, kami juga sudah menebarkan abate pada genangan air yang sulit dikeringkan untuk membunuh jentik nyamuk," sambungnya.

Pihaknya juga sudah memberikan penyuluhan tentang pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M, yaitu menguras, menutup, dan memanfaatkan barang bekas yang memiliki nilai ekonomi.

Ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan cara hidup sehat dengan 3M, agar terhindar dari DBD.

"Kami mengimbau kepada masyarakat melalui tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas agar menjaga kebersihan lingkungan supaya tidak ada tempat nyamuk bertelur dan berkembang biak," ujarnya.

Ia menyebut sampai saat ini pihaknya belum menetima laporan adanya temuan kasus DBD hingga menyebabkan kematian.

Pihaknya berharap, tidak ada kasus DBD hingga menyebabkan kematian.

Ia mengatakan data 1 Januari hingga 26 Februari 2025 sebanyak 99 DBD.

"Per 1 hingga 31 Januari 2025, total ada 62 kasus," ujarnya.

"Data kasus DBD per 1 hingga 26 Februari 2025 total ada 37 kasus," sambungnya.

Rinciannya, kasus DBD bulan Januari: di  Kelurahan Way Urang terdapat 7 kasus, Kecamatan Sidomulyo 4 kasus, Kecamatan Katibung 1 kasus, Kecamatan Tanjung Sari 4 kasus, Kecamatan Merbau Mataram 5 kasus.

Di Kecamatan Palas ada 1 kasus, Kelurahan Kalianda 7 kasus, Desa Branti 3 kasus, Desa Natar 2 kasus, Desa Karang Anyar 2 kasus, Desa Ketapang 1 kasus, dan Desa Bakauheni 1 kasus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved