Berita Viral

Curhatan Pilu Ibunda Siswi MTs Asal Sumatera Barat yang Tewas Tragis

Curhatan ibunda korban pembunuhan siswi MTs di Tanah Datar, Sumatera Barat masih belum menerima kematian anaknya. 

Editor: Kiki Novilia
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
PEMBUNUH SISWI MTS - Pelaku pembunuhan siswi MTs, N hanya tertunduk saat diinterogasi oleh pihak Polres Tanah Datar, Rabu (26/2/2025). Ibu korban ungkap curhatan pilu putrinya tewas secara tragis. TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sumatera BaratCurhatan ibunda korban pembunuhan siswi MTs di Tanah Datar, Sumatera Barat masih belum menerima kematian anaknya. 

Liza Delka, ibu korban tidak habis pikir dengan kekejaman para pelaku yang tega menghabisi siswi MTs tersebut.

Akhirnya Liza mengaku masih ada yang mengganjal di hatinya meskipun lega para pelaku sudah tertangkap.

Liza pun berharap supaya pelaku mendapat hukuman berat atas perbuatan membunuh anaknya yang masih siswi MTs.

Diketahui siswi MTs berinisial CNS (16)  ditemukan meninggal terbungkus karung di pinggir jalan daerah Tabek Bunta, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, pada Rabu (19/2/2025).

Ternyata di balik kematian siswi MTs tersebut terungkap bahwa pelaku tidak hanya membunuh korban.

Tetapi juga merudapaksanya sebelum memasukkan jasad korban ke dalam karung dan membuangnya di pinggir jalan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh ibunda CNS, Liza Delka saat ditemui dirumahnya di Nagari Sumanik, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (26/2/2025).

"Saya tidak mengenal mereka, sebanyak ini teman-teman anak saya tapi saya tidak ada mengenal satupun dari mereka," ujarnya.

"Melihatnya pun lewat di sekitar sini juga tidak pernah, mungkin karena bukan orang sekitar makanya saya tidak pernah lihat," sambungnya.

Liza juga mengungkapkan rasa syukurnya karena para terduga pelaku yang tega menghabisi nyawa anak kesayangannya itu akhirnya berhasil ditangkap.

"Dengan tertangkapnya para pelaku tentunya saya cukup lega. Tapi seperti masih ada yang mengganjal di hati saya, kenapa mereka tega menghabisi nyawa anak saya yang masih sekecil itu," ungkapnya sambil menahan tangis.

"Ibu mana yang rela melihat anak gadisnya mati dalam keadaan terbunuh," sambungnya.

Liza berharap agar para pelaku bisa dihukum dengan seberat-beratnya.

"Kalau bisa mereka itu dihukum seberat-beratnya, kalau bisa nyawa dibalas nyawa," tegasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved