Berita Viral

Kasus Penembakan Bos Rental Mobil Seret Keterlibatan Diduga Istri Polisi

Kasus penembakan bos rental mobil bernama Ilyas Abdurrahman seret wanita yang diduga istri seorang perwira polisi, yakni Syifa.

Tayang:
Editor: Kiki Novilia
Tribunnews/Reynas Abdila
KETERLIBATAN ISTRI POLISI - Terdakwa Sersan Satu Akbar Adli mengakui telah menyerahkan senjata inventaris kepada terdakwa Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo dalam perkara penembakan bos rental mobil. Hal itu disampaikan dalam sidang agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (3/3/2025). Dalam kesempatan yang sama, Kelasi Kepala Bambang mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan istri perwira polisi dalam penggelapan mobil rental. Dok Tribunnews/Reynas Abdila. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Kasus penembakan bos rental mobil bernama Ilyas Abdurrahman seret wanita yang diduga istri seorang perwira polisi, yakni Syifa.

Hal tersebut diketahui dari sidang lanjutan ketiga oknum TNI AL dalam kasus penembakan terhadap bos rental mobil yang berlangsung di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (3/3/2025).

Terdakwa penembakan bos rental mobil bernama Ilyas Abdurrahman, Kelasi Kepala (KLK) Bambang Apri Atmojo, mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan istri perwira polisi dalam kasus penggelapan mobil rental.

Bambang mengaku, dirinya sempat dimasukkan dalam sebuah grup WhatsApp, di mana ada anggota perempuan bernama Syifa.

Menurut Bambang, foto profil Syifa mengenakan seragam Bhayangkari dan bersanding dengan diduga suaminya, seorang perwira polisi.

Ia diundang masuk ke dalam grup WhatsApp itu oleh seorang penadah mobil rental bernama Hendri.

"Saudara Hendri memasukkan kami dalam satu grup WhatsApp, isinya tiga orang."

"(Ada) Saudara Hendri, saya, dan perempuan yang tidak saya kenal bernama Syifa menggunakan foto baju ibu Bhayangkari dengan suaminya seorang perwira polisi," jelas Bambang dalam sidang lanjutan kasus penembakan Ilyas di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (3/3/2025).

Tak hanya lewat WhatsApp, Bambang mengaku sempat bertemu sosok Syifa itu di Terminal Pandeglang, Serang, Banten.

Bambang menyebut pertemuan itu terjadi atas arahan Hendri.

Di kesempatan yang sama, terdakwa lainnya, Sersan Satu Akbar Adli, juga mengaku tahu mengenai adanya sosok Syifa.

Akbar sempat mengira Syifa adalah pemilik Honda Biro yang hendak dibelinya, namun ternyata bukan.

Ia mengatakan, saat mereka bertemu, Syifa menyebut pemilik Honda Brio tidak dapat datang dengan alasan sudah terlalu malam.

"Di saat itu, ibu (Syifa) alasannya mengantar kami ke pemilik mobil. Makanya kami di situ percaya, (diantar) ke daerah Pandeglang," ungkap Akbar, dikutip dari TribunJakarta.com.

Anak korban Ilyas, Rizky Agam Syahputra, juga mengaku tahu mengenai pertemuan para terdakwa dan Syifa.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved