Berita Terkini Nasional

Pasca Digeledah KPK, Keberadaan Ridwan Kamil Akhirnya Terungkap

Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat MQ Iswara mengatakan, Ridwan Kamil sudah bisa dihubungi pada Jumat (14/3/2025) malam.

Tribunnews.com
DIGELEDAH KPK: Ridwan Kamil saat diwawancarai soal laga Persija Jakarta vs Persib Bandung, Senin (23/9/2024) sore. Teka-teki keberadaan Ridwan Kamil akhirnya terungkap setelah rumahnya digeledah KPK.  

Tribunlampung.co.id, Ciamis - Teka-teki keberadaan Ridwan Kamil akhirnya terungkap. 

Sempat dikabarkan menghilang setelah rumahnya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mantan Gubernur Jawa Barat itu akhirnya bisa dihubungi oleh pengurus DPD Golkar Jawa Barat

Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat MQ Iswara mengatakan, Ridwan Kamil sudah bisa dihubungi pada Jumat (14/3/2025) malam. 

"Alhamdulillah tadi malam kami berhasil komunikasi dengan Pak Ridwan Kamil. Kurang lebih pukul 11 malam kami berkomunikasi," kata Iswara saat ditemui seusai Safari Ramadan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia di Ponpes Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2025).

Menurut Iswara, Kang Emil-- sapaan akrab Ridwan Kamil--menghubungi pengurus DPD Golkar Jawa Barat lewat nomor telepon stafnya. 

Dari sambungan telepon itu, Ridwan Kamil memastikan dirinya tidak melarikan diri karena masih ada di Bandung.

"Beliau memang menelepon bukan dengan nomor pribadinya. Jadi selama ini saya hubungi tidak bisa dihubungi. Beliau menelepon pakai handphone stafnya. Yang pertama beliau ingin sampaikan bahwa beliau dalam kondisi baik dan ada di Bandung. Ya, beliau dalam kondisi baik dan ada di Bandung," jelas Iswara.

Dalam pembicaraan telepon itu, kata Iswara, Ridwan Kamil mengaku tidak ikut campur dalam kasus korupsi yang kini tengah diusut KPK itu. 

"Beliau menyampaikan bahwa 'Insyaallah kalau saya tidak ikut campur masalah tersebut'," ucap Iswara meniru ucapan Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil, kata Iswara, juga menyampaikan bahwasanya penggeledahan yang dilakukan lembaga antirasuah di rumahnya adalah bagian dari risiko jabatan. 

Namun, dia siap memberikan keterangan jika diperlukan. 

"Beliau juga menyampaikan bahwa ini hanyalah sebuah risiko jabatan karena yang terjadi adalah adanya dugaan markup di salah satu BUMD di Pemprov Jabar, di mana pada saat itu Ridwan Kamil adalah gubernurnya, yang tentunya beliau siap memberikan informasi dan keterangan," jelasnya.

Namun, Iswara tidak merinci perihal di mana RK kini berada. 

Ridwan Kamil memastikan akan kooperatif membantu penyidik KPK dalam mengungkap dugaan korupsi tersebut. 

"Beliau menyampaikan bahwa siap tentunya, kooperatif, dan apa pun yang nantinya akan diminta oleh penyidik dalam hal ini KPK akan dipenuhi oleh beliau," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved