Gempa di Myanmar

Myanmar Diguncang Gempa Bumi 7,7 SR, 16 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka

Myanmar bagian tengah diguncang gempa bumi cukup kuat yakni 7,7 skala richter hingga mengakibatkan korban jiwa hingga kerusakan di sejumlah titik.

Tayang:
Tangkapan layar YouTube ANI News
GEMPA MYANMAR: Tangkapan layar YouTube ANI News pada Jumat (28/3/2025). Foto ini menunjukkan satu gedung pencakar langit yang sedang dibangun runtuh di Bangkok pada 28 Maret 2025 setelah gempa bumi dahsyat melanda Myanmar. 

Tribunlampung.co.id, Myanmar - Myanmar bagian tengah diguncang gempa bumi cukup kuat yakni 7,7 skala richter hingga mengakibatkan korban jiwa hingga kerusakan di sejumlah titik.

Gempa bumi yang terasa hingga Thailand dan negara-negara lain di Asia Tenggara itu terjadi pada Jumat (28/3/2025).

Dikutip dari New York Times, setidaknya 13 orang tewas di Myanmar dan tiga orang di Thailand

Lebih dari 200 orang dilaporkan terluka di Myanmar, menurut seorang dokter di Rumah Sakit Umum Mandalay.

Gempa terjadi di dekat Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, sekitar pukul 12.50 waktu setempat, menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Gempa susulan berkekuatan 6,4 skala Richter terjadi 12 menit kemudian.

Banyak bangunan mengalami kerusakan parah, termasuk rumah sakit di Mandalay yang mengakibatkan pasien harus dievakuasi ke area parkir.

Beberapa jembatan dan bangunan juga dilaporkan runtuh di seluruh Myanmar, termasuk di ibu kota Naypyidaw.

Situasi di Thailand

Di Bangkok, ibu kota Thailand, gempa menyebabkan kepanikan warga.

Banyak orang berlarian keluar dari gedung-gedung tinggi, dan lalu lintas sempat macet total.

Beberapa video yang diverifikasi The New York Times menunjukkan runtuhnya gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang sedang dibangun.

Gedung tersebut dilaporkan sebagai Kantor Auditor Jenderal yang baru.

Setidaknya tiga orang tewas akibat runtuhnya gedung, menurut seorang petugas penyelamat.

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyatakan Bangkok sebagai "daerah darurat" dan meminta penduduk mengungsi dari gedung-gedung tinggi untuk mengantisipasi gempa susulan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved