Berita Lampung
Pemkab Mesuji Lampung Terbitkan Edaran Larangan Pawai Takbiran Keliling
pada malam takbiran nanti masyarakat diminta tidak menggelar kegiatan takbiran keliling, Minggu (30/3/2025).
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor : 400.8.1/1985/I.03/MSJ/2025 tentang Himbauan Tidak Melaksanakan Pawai Takbir/Takbiran Keliling Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H/ 2025 M.
Oleh sebab itu, pada malam takbiran nanti masyarakat diminta tidak menggelar kegiatan takbiran keliling, Minggu (30/3/2025).
Larangan itu dilakukan demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan saat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H.
SE tersebut pun telah ditetapkan sejak 27 Maret 2025 oleh Bupati Mesuji Elfianah, isinya antara lain
Pertama menghimbau kepada Camat, Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala Desa dan seluruh masyarakat Kabupaten Mesuji agar tidak melaksanakan pawai takbir atau takbir keliling.
Tetapi dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H/ 2025 M, tetap melaksanakan kegiatan keagamaan dengan mengumandangkan gema takbir dalam rangka Syi’ar Islam yang dilakukan baik di Masjid, Mushola, Surau-surau atau rumah masing-masing.
Kemudian yang kedua, tidak diperkenankan menyalakan petasan dan kembang api yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Ketiga, dilarang membuat kegaduhan di Malam takbir, tidak melakukan kebut-kebutan atau balap liar bagi kendaraan roda dua yang dapat mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan orang lain.
Demikian surat edaran ini dikeluarkan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)
| Ancaman El Nino Godzilla, Petani Lampung Diminta Mulai Tata Penggunaan Air |
|
|---|
| Gegara Temuan BPK, Seluruh Camat di Bandar Lampung Dipanggil DPRD |
|
|---|
| Penanganan Karhutla Dinilai Masih Reaktif, Pemerintah Diminta Perkuat Pencegahan |
|
|---|
| Buntut Sengketa Program Makan Bergizi Gratis, RS Mitra Mulia Husada Digugat Rp 1,6 Miliar |
|
|---|
| Harga Plastik Melambung, Perajin Tahu-Tempe di Bandar Lampung Mulai Beralih ke Kemasan Daun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Edaran-larangan-takbir.jpg)