Mudik Lebaran
Alasan Pemudik Pilih Naik Motor, Irit Biaya dan Lebih Cepat
Sejumlah pemudik memilih naik sepeda motor dengan berbagai alasan. Mulai dari menghemat biaya hingga menghindari kemacetan.
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Sejumlah pemudik memilih naik sepeda motor dengan berbagai alasan. Mulai dari menghemat biaya hingga menghindari kemacetan.
Ada pula sejumlah pemudik bersepeda motor yang memilih untuk pulang kampung lebih awal.
Salah satu alasannya agar ada waktu istirahat lebih lama sebelum memulai aktivitas kembali.
Seperti yang diungkapkan Toni Iwanudin, warga Panjang, Bandar Lampung.
Ia mengaku kembali lebih awal karena ingin punya waktu istirahat lebih banyak.
Selain itu, juga karena waktu liburnya sudah habis.
"Dari Panjang mau ke Bekasi. Bertiga aja sama anak-istri. Pulang lebih awal karena liburnya telah habis," ujarnya saat menunggu antrean di tollgate Pelabuhan Bakauheni, Kamis (3/4/2025).
"Sengaja balik lebih cepat biar bisa istirahat lebih lama. Masuk kan Senin, jadi Sabtu-Minggu bisa istirahat," sambungnya.
Hal senada disampaikan pemudik lainnya bernama Sari. "Udah cukup liburannya. Udah kangen rumah. Senin udah masuk kerja," ujarnya.
Sementara pemudik asal Lampung Timur bernama Saripah (45) mengaku lebih nyaman menggunakan sepeda motor untuk kembali ke Tangerang.
Selain itu, juga lebih irit dari sisi biaya.
"Saya sengaja menggunakan motor karena lebih cepat dan irit juga biayanya," ucap Saripah di Pelabuhan Bakauheni, Kamis (3/4/2025).
Ia mengaku naik sepeda motor bersama keponakannya.
"Saya tidak takut dan sudah biasa. Pakai motor itu nggak macet dan utamanya irit di ongkos. Rp 120 ribu saya sudah bisa mudik. Kalau naik bus Rp 250 ribu sekali jalan," terusnya.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra/Dominius Desmantri Barus)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pemudik-motor-di-Pelabuhan-Bakauheni-aa.jpg)