Berita Lampung

Serapan Pupuk Subsidi di Pesawaran Lampung Baru 12,62 Persen 

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyiapkan alokasi pupuk urea subsidi sebanyak 14.299 ton untuk mendukung kebutuhan petani di tahun 2025. 

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id
UREA SUBSIDI - Ilustrasi penyaluran pupuk subsidi untuk petani di Pringsewu, Lampung mencapai 65 persen. Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyiapkan alokasi pupuk urea subsidi sebanyak 14.299 ton untuk mendukung kebutuhan petani tahun ini, Minggu (6/4/2025) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesawaran - Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyiapkan alokasi pupuk urea subsidi sebanyak 14.299 ton untuk mendukung kebutuhan petani di tahun 2025. 

Hingga Februari, serapan pupuk subsidi untuk petani di Pesawaran baru mencapai 1.804,1 ton atau sekitar 12,62 persen.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pesawaran Joni Arizoni menjelaskan, distribusi pupuk dilakukan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan oleh kelompok tani. 

Ia memastikan stok pupuk di kios resmi tetap tersedia dan tidak ada petani yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi.

“Pupuk urea dengan alokasi 14.299 ton, hingga Februari ini baru terserap 12,62 persen. Tapi ketersediaan di lapangan aman,” kata Joni, Minggu (6/4).

“Petani yang tergabung dalam kelompok dan masuk dalam RDKK tetap bisa menebus pupuk tanpa hambatan,” ujarnya.

Selain pupuk urea, Kabupaten Pesawaran juga mendapat alokasi pupuk NPK Fonska sebesar 15.050 ton, NPK Formula 3.896 ton, dan pupuk organik sebanyak 1.916 ton. 

Namun, serapan untuk ketiga jenis pupuk tersebut juga masih tergolong rendah, di bawah 12 persen.

Joni menambahkan, upaya peningkatan kesejahteraan petani tidak hanya dilakukan lewat penyediaan pupuk bersubsidi. 

Sejak berdirinya Kabupaten Pesawaran, kata Joni, pemerintah daerah juga konsisten memberikan bantuan benih, alat-alat pertanian, serta membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi di berbagai wilayah pertanian.

“Dukungan ini kami lakukan agar produktivitas meningkat dan petani semakin sejahtera,” kata Joni. 

Dirinya berharap serapan pupuk bisa meningkat seiring masuknya musim tanam. ( Tribunlampung.co.id / Oky Indra Jaya )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved