Berita Lampung

Diimingi Gaji Rp 20 Juta, Pencari Kerja di Pringsewu Punya Kesempatan Bekerja di Jepang 

Pemerintah Kabupaten Pringsewu membuka peluang bagi pencari kerja untuk mengikuti program magang ke Jepang tahun 2025. 

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
MAGANG KE JEPANG - Kepala Disnakertrans Pringsewu Edi Sumber Pamungkas saat diwawancarai di kantornya terkait program magang ke Jepang, Senin (14/4/2025). Pemkab Pringsewu menjembatani akses kerja ke Jepang bagi pencari kerja. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten Pringsewu membuka peluang bagi pencari kerja untuk mengikuti program magang ke Jepang tahun 2025. 

Program ini digagas melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Pringsewu bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Pringsewu, Edi Sumber Pamungkas menjelaskan, program ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kompetensi, tetapi juga membuka jalan bagi pemuda-pemudi Pringsewu untuk meraih pengalaman kerja internasional sekaligus pendapatan menjanjikan.

“Pendaftarannya dibuka mulai tanggal 4 hingga 17 April 2025,” katanya, Senin (14/4/2025). 

“Bagi yang lolos, mereka akan mendapat pelatihan dan bisa berkesempatan bekerja magang di Jepang dengan gaji mulai Rp 10 juta hingga 20 juta rupiah per bulan,” ujar Edi saat ditemui di kantornya.

Program ini terbuka untuk laki-laki dan perempuan dengan kriteria usia tertentu. 

Perempuan lulusan keperawatan atau kesehatan dapat mendaftar dengan usia maksimal 28 tahun, sementara lulusan SMA/SMK sederajat juga mendapat kesempatan serupa. 

Pria lulusan SMK Teknik atau SMA sederajat dengan usia maksimal 26 tahun juga bisa mendaftar, dengan catatan tidak buta warna dan tidak memakai kacamata atau lensa kontak.

“Kita juga tekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental, karena selain pelatihan teknis, peserta juga akan dibekali pelatihan ketahanan fisik, disiplin, dan budaya kerja Jepang,” tambah Edi.

Persyaratan administrasi cukup lengkap, mulai dari kartu keluarga, ijazah, sertifikat pelatihan, hingga surat keterangan sehat dari dokter pemerintah. 

Selain itu, peserta wajib mengunggah dokumen seperti foto keluarga dengan latar belakang rumah dan surat rekomendasi dari Disnaker setempat.

Untuk pendaftaran, masyarakat bisa mengakses tautan: [https://forms.gle/KNVWqaPQ3hRqBr9u7](https://forms.gle/KNVWqaPQ3hRqBr9u7) atau memindai QR code yang tertera dalam poster resmi program ini.

Tahapan seleksi mencakup sosialisasi, pelatihan pra-ujian, dan pemeriksaan administrasi. 

Setelah lolos, peserta akan mengikuti pelatihan lanjutan sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Bidang pemagangan yang ditawarkan pun beragam, antara lain konstruksi bangunan, manufaktur, pengolahan makanan, perawatan mesin, menjahit, perakitan elektronik, hingga perawatan lansia (caregiver).

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved