Berita Terkini Nasional

Usai Selamatkan Ibu dan Adik, Pria Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Bersama Ayah

Pria tersebut terjabak dalam kebakaran setelah berhasil menyelamatkan ibu dan adiknya.

Istimewa/TribunJatim.com
PEMADAM KEBAKARAN - Petugas pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya berusaha memadamkan api di rumah warga Jalan Kedung Rukem, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya, Kamis (17/4/2025). Ayah dan anak tewas dalam kebakaran hebat tersebut. 

Titik api kebakaran berasal di salah satu ruangan yang dimanfaatkan oleh pemilik rumah sebagai tempat penyimpanan tandon penampungan air minum. 

Keluarga WO selama ini diketahui membuka usaha penyedia air minuman isi ulang.

Selain itu, mereka juga berjualan tabung isi ulang gas elpiji 3 kg. 

Menurut Suprapto, saat itu api membakar dua komponen tandon penampungan air mineral isi ulang. 

Lalu, kobaran api juga menyambar beberapa tabung gas elpiji yang dimungkinkan masih terdapat sisa gas pembakaran. 

"Api awalnya ada di ruangan untuk isi ulang air. Mungkin diperparah ada tandon besar isi ulang ada 2. Bahan plastik mudah kebakar. Dan ada tumpukan elpiji, tapi kosong, makanya sempat ada letupan-letupan," pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini menerangkan, korban pertama WO ditemukan meninggal dunia di anak tangga antara lantai satu dan dua. 

Korban diduga mengalami sakit stroke sejak Oktober tahun 2024 silam. Dan diketahui selama ini tidur di lantai satu. 

Ia menduga korban WO sudah berusaha untuk naik ke lantai dua, saat menyadari kebakaran terjadi melumat area bangunan lantai satu rumahnya. 

Lalu, korban kedua, SR ditemukan meninggal dunia terbakar di depan kamar lantai dua rumah.

Ungkap Laksita, rumah tersebut sebenarnya terdapat lima orang penghuni. 

Namun, saat kebakaran terjadi, dua orang penghuni yakni WO dan SR, tidak bisa menyelamatkan diri. 

Sedangkan, tiga penghuni lainnya; anggota keluarga lain, yakni US (65) istri WO, lalu MHB (32) anak kedua WO, dan LHA (24) anak ketiga WO, berhasil menyelamatkan diri. 

Mereka berhasil menyelamatkan diri setelah keluar melalui jendela lantai dua untuk melompat ke atap rumah tetangganya. 

"Ada lima penghuni di dalam rumah, tiga penghuni berhasil keluar melalui atap lantai 2, melompat ke bangunan tetangga," katanya. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved