Berita Terkini Nasional

Usai Selamatkan Ibu dan Adik, Pria Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Bersama Ayah

Pria tersebut terjabak dalam kebakaran setelah berhasil menyelamatkan ibu dan adiknya.

Istimewa/TribunJatim.com
PEMADAM KEBAKARAN - Petugas pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya berusaha memadamkan api di rumah warga Jalan Kedung Rukem, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya, Kamis (17/4/2025). Ayah dan anak tewas dalam kebakaran hebat tersebut. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jawa Timur- Seorang pria tewas terjebak dalam rumah yang kebakaran bersama ayahnya.

Pria tersebut terjabak dalam kebakaran setelah berhasil menyelamatkan ibu dan adiknya.

Lantas pria yang bernama Suci Ramadhan alias SR (36) berusaha kembali masuk ke dalam rumah yang kebakaran untuk menyelamatkan ayahnya, WO (69).

Ayah SR, berinisial WO yang masih ada di dalam rumah itu diketahui sedang sakit stroke.

Namun saat berada di dalam rumah asap pekat membuat keduanya lemas hingga ditemukan meninggal dunia.

Insiden kebakaran menelan dua korban jiwa itu terjadi di rumah tingkat di Jalan Kedung Rukem, Kedungdoro, Tegalsari Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (17/4/2025) dini hari.

Kebakaran itu menewaskan dua orang, yang terdiri dari ayah berinisial WO (69) dan anaknya, Suci Ramadhan alias SR (36). 

SR diduga kuat terjebak dalam kepulan asap hingga akhirnya meningal karena lemas di dalam rumah yang terbakar, saat hendak menyelamatkan orangtuanya terlebih dahulu. 

Menurut Ketua RT 03/RW 07, Kedungdoro, Suprapto (49), SR sempat berupaya mengevakuasi ibunya, US (65) untuk melompat dari loteng lantai dua rumahnya, lalu menyusuri genteng atap rumah tetangga di sebelah rumah. 

Setelah berhasil memastikan ibunya serta kedua adiknya; MHB (32) dan LHA (24) menyelamatkan diri melalui loteng, giliran SR berupaya mengevakuasi sang ayah, WO yang selama ini memang tidur di lantai satu. 

Selain itu, WO juga mengalami penurunan kondisi kesehatan karena mengalami sakit stroke sejak Oktober 2024 silam. 

Suprapto menduga kuat korban SR berupaya kembali turun ke lantai dasar rumah mereka yang menjadi pusat dan sumber kebakaran

Namun, karena kepulan asap beraroma pekat nan beracun itu telanjur menyeruak memenuhi seluruh area lantai dasar rumah lalu berpindah ke lantai dua rumah, SR mengalami keracunan gas hingga pingsan di depan kamar lantai dua, dan akhirnya meninggal dunia. 

"Kemungkinan seperti itu, Mbak Suci (Suci Ramadhan atau SR) menyelamatkan ibunya dulu lalu memprioritaskan dengan menyelamatkan bapaknya. Kondisi rumah terkunci semua. Makanya korban selamat lewat atap. Karena kondisi lantai 1 api besar mengepung," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di depan lokasi rumah yang terbakar.

Berdasarkan informasi yang diketahuinya, Suprapto menerangkan, kobaran api berpusat pada area lantai satu rumah tersebut. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved