Berita Lampung

Cegah Perjokian, Peserta UTBK SNBT di Unila Diperiksa Pakai Metal Detector

Humas PMB Unila M Komarudin mengatakan, setiap peserta UTBK SNBT diperiksa menggunakan metal detector sebelum masuk ke ruangan.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
DIPERIKSA - Petugas memeriksa peserta UTBK SNBT dengan menggunakan metal detector di Unila, Kamis (24/5/2025). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Universitas Lampung memeriksa peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK SNBT) 2025 dengan menggunakan metal detector. 

Pemeriksaan itu dilakukan demi mencegah praktik perjokian.

Humas PMB Unila M Komarudin mengatakan, setiap peserta UTBK SNBT diperiksa menggunakan metal detector sebelum masuk ke ruangan. 

"Kami melakukan pengawasan UTBK SNBT di Unila untuk mengantisipasi perjokian," kata Komarudin, Kamis (24/5/2025). 

Dikatakannya, penggunaan metal detector merupakan instruksi dari pemerintah pusat. 

Gunanya untuk mencegah potensi kecurangan seperti perjokian.

Hingga saat ini, kata dia, belum ditemukan indikasi kecurangan dalam UTBK SNBT di Unila

Itu karena pihaknya menerapkan protokol keamanan yang ketat kepada peserta. 

Selain menggunakan metal detector, terus dia, peserta juga diperiksa secara manual.

"Jadi peserta diperiksa satu per satu oleh panitia dan satpam sebelum memasuki ruang ujian yang telah ditentukan," tutur Komarudin. 

“Peserta yang menggunakan kerudung juga diperhatikan. Jika ada kecurigaan akan diperiksa lebih lanjut,” lanjutnya.

Komarudin menyebutkan, Unila mengerahkan 478 petugas untuk mengawasi UTBK SNBT. 

Panitia terus melakukan pengawasan secara ketat hingga UTBK berakhir pada 3 Mei 2025.

Komarudin menambahkan, sebanyak 18.767 peserta mengikuti UTBK SNBT di Unila tahun ini, termasuk delapan peserta disabilitas. 

Unila sendiri menyiapkan 961 unit komputer yang tersebar di 36 ruangan. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved