Berita Terkini Nasional

Terbongkar Peran Ayah Pelaku Pembunuhan 2 Bocah di Bengkulu, Ada yang Janggal

Terbongkar peran ayah pelaku pembunuhan dua bocah di Bengkulu bernama Abiyu (9) dan Arjuna (8), keluarga korban sebut ada yang janggal.

TribunBengkulu.com/Beta Misutra
PEMBUNUHAN ANAK: Kuasa hukum keluarga korban Arjuna, Ana Tasia Pase, saat diwawancarai Jumat (25/4/2025). Terbongkar peran ayah pelaku pembunuhan dua bocah di Bengkulu bernama Abiyu (9) dan Arjuna (8), keluarga korban sebut ada yang janggal. Ketika masa pencarian kedua korban, ayah pelaku mengaku bisa menerawang keberadaan korban dan menyebut masih ada korban yang hidup. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bengkulu - Terbongkar peran ayah pelaku pembunuhan dua bocah di Bengkulu bernama Abiyu (9) dan Arjuna (8), keluarga korban sebut ada yang janggal.

Ketika masa pencarian kedua korban, ayah pelaku mengaku bisa menerawang keberadaan korban dan menyebut masih ada korban yang hidup.

Diketahui, awal terbongkarnya kasus tewasnya 2 bocah warga Kelurahan Kandang bernama Abiyu (9) dan Arjuna (8), ditemukan tewas dalam karung, diduga dibunuh dengan cara dipiting dan dibenamkan dalam kolam ikan. Kejadian tersebut ternyata terjadi pada 15 April 2025 sekitar pukul 16.00 WIB seusai kedua korban ketahuan mancing ikan di kolam belakang rumah orang tua pelaku berinisial PT (17).

Ayah PT sempat berperan aktif saat pencarian kedua korban. Bahkan, berdasarkan keterangan kakek korban Arjuna yang memberi keterangan sebagai saksi atas kasus ini, pada saat hari kedua pencarian, ayah pelaku sempat mengaku bisa melakukan penerawangan terhadap keberadaan korban.

Saat hari kedua pencarian tersebut, ayah pelaku berinisial SC mengatakan berdasarkan penerawangannya masih ada 1 korban korban yang masih hidup.

Pernyataan yang disampaikan oleh ayah pelaku pada hari itu dinilai janggal oleh pihak keluarga, dan sudah disampaikan saksi kepada polisi saat memberikan keterangan pada polisi.

"Bapak pelaku ini ada menyatakan bahwa hanya 1 korban yang masih hidup, tapi saat itu semua tidak peduli oh mungkin karena dia seorang dukun atau apa gitu. Itu aja keterangan yang kita dapat," ungkap Kuasa Hukum keluarga korban Arjuna, Ana Tasia Pase Jumat (25/4/2025).

Kamis (24/5/2025) malam Ana mengatakan, sudah ada 2 saksi tambahan yang mereka bawa untuk memberikan keterangan pada polisi.

Kedua saksi tersebut adalah 2 orang kakek dari korban Arjuna yang pada saat masa pencarian sempat bersama-sama dengan ayah pelaku.

Menurut Ana, keterangan sedikit apapun akan terus mereka berikan ke polisi untuk membuat kasus pembunuhan ini terang benderang.

Pasalnya sampai saat ini pihak keluarga korban masih meyakini apabila pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan bukan hanya tersangka PT (17), namun diduga masih ada pelaku lainnya yang ikut membantu tersangka PT.

"Kedua kakek korban memberikan keterangan soal proses pencarian kedua korban, saat itu ayah dari pelaku ini diduga berperan sangat aktif dalam pencarian korban, dan berperan seolah-olah menjadi dukun," kata Ana.

‎Dengan terus bergulirnya proses penyelidikan kasus ini, pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian.

Sampai dengan hari ini penyidik kepolisian Satreskrim Polresta Bengkulu masih bekerja keras dalam mengusut kasus ini.

‎"Atas nama keluarga Arjuna, kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Bengkulu beserta seluruh jajarannya yang telah membantu mengungkap kasus ini," ujar Ana.

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com

( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / TRIBUNBENGKULU.COM )

BACA BERITA POPULER

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved