Berita Viral
Nasib Keluarga Gadis Remaja yang Viral Debat Gubernur Dedi Mulyadi Soal Perpisahan
Nasib keluarga gadis remaja bernama Aura Cinta, yang viral debat dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tetap bisa tersenyum bahagia.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bekasi - Nasib keluarga gadis remaja bernama Aura Cinta, yang viral debat dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tetap bisa tersenyum bahagia.
Meski sang anak, Aura Cinta, 'terkesan' membangkang terkait larangan adanya perpisahan di sekolah, namun, Dedi Mulyadi tetap mengapresiasi keberanian gadis remaja tersebut.
Seperti diketahui, Aura Cinta diundang Dedi Mulyadi bersama warga Bekasi lainnya yang terkena dampak penggusuran rumah di bantaran kali beberapa waktu lalu. Rupanya rumah Aura yang terletak di bantaran kali ikut digusur tim Dedi Mulyadi.
Hal tersebut sontak membuat Aura marah hingga membuat video protes akan kebijakan Dedi tersebut. Aura bahkan menyentil orang nomor satu di Jabar itu dengan kritikan pedas.
Dedi Mulyadi pun tertarik saat Aura ikut memprotes kebijakan pelarangan wisuda dan perpisahan di seluruh sekolah di Jabar. Aura ngotot meminta Dedi seharusnya tidak melarang para siswa mengadakan wisuda dan perpisahan karena katanya tak semua anak berkesempatan untuk kuliah.
Seusai pertemuan tersebut, ibu Aura Cinta sempat meminta maaf kepada Kang Dedi Mulyadi (KDM). Dedi Mulyadi juga memuji Aura Cinta.
Dedi menjelaskan, alasan Aura mendapat respons negatif oleh netizen di media sosial karena Pemprov Jabar mencoba membantu orangtua murid agar biaya yang dikeluarkan berkurang dengan melarang study tour dan wisuda sekolah.
Namun, Aura malah meminta agar perpisahan sekolah tetap digelar.
"Terima kasih sudah kritik saya. Kenapa kritik di-bully, karena orang lagi susah-susah cari duit, gak mampu bayar wisuda, perpisahan, ini teriak-teriak pengen wisuda," ujar Dedi dalam video yang diunggah di akun Youtubenya pada 26 April 2025, melansir dari Kompas.com.
Dedi kemudian bertanya ke Aura, universitas mana yang ingin dia tuju untuk melanjutkan pendidikannya.
"Universitas Indonesia, Pak, filsafat" jawab Aura.
"Baguslah orang filsafat kan pinter pinter, lebih pinter dari saya," ujar Dedi tersenyum.
Usai berdialog, ibu Aura yang juga hadir, meminta maaf karena ucapan Aura.
"Pak, saya minta maaf, (umur segitu) masih ngomongnya kadang...," ujar ibu Aura.
"Enggak apa-apa, kan kritis," ujar Dedi.
| 9 Siswa SMA Acungkan Jari Tengah ke Guru, Orangtuanya Menangis saat Dipanggil |
|
|---|
| Ayah Rudapaksa Anak Kandung Berusia 12 Tahun, Berujung Babak Belur Dihajar Warga |
|
|---|
| Terkuak Perintah Penganiayaan terhadap Bripda Nael di Mess Polda Kerpri |
|
|---|
| Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Gagang Sapu dan Paralon Jadi Bukti |
|
|---|
| Terkuak Penyebab Tewasnya Bripda Nael di Mess Polda, Dikeroyok hingga Tak Berdaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Nasib-Keluarga-Gadis-Remaja-yang-Viral-Debat-Gubernur-Dedi-Mulyadi-Soal-Perpisahan.jpg)