Berita Lampung
Gebrakan Baru Gubernur Mirza, Satelit Lampung-1 Siap Diluncurkan
Lampung mulai memasuki era teknologi satelit, setelah dalam waktu dekat lama proyek besar bernama Satelit Lampung-1 bakal segera diluncurkan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Lampung mulai memasuki era teknologi satelit, setelah dalam waktu yang tak terlalu lama proyek besar bernama Satelit Lampung-1 bakal segera diluncurkan.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bahkan telah meneken kerja sama dengan dua perusahaan Tiongkok untuk peluncuran Satelit Lampung-1 dari perairan Haiyang!
Satelit ini diklaim membantu petani memprediksi masa tanam, deteksi hama, dan efisiensi pupuk.
Penggunaan teknologi ini juga diklaim mampu meningkatkan hasil panen di Tiongkok. Kemudian, di India bahkan membantu akses pinjaman untuk petani kecil.
Ke depannya, bakal ada 100 anak muda Lampung yang akan dilatih teknologi luar angkasa di Tiongkok.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri undangan Pemerintah Provinsi Shandong, Tiongkok, dengan membawa proyek andalan yakni peluncuran Satelit Lampung-1.
Proyek tersebut diklaim tak menggunakan APBD Lampung sepeserpun.
Tak sendiri, Gubernur Mirza hadir bersama sejumlah delegasi dari unsur pemerintah dan pelaku usaha dari 24 negara.
Dalam kunjungan itu, delegasi Lampung mendapatkan perhatian khusus dan diposisikan sebagai prioritas utama oleh tuan rumah.
Setiap sesi pertemuan, Gubernur Mirza selalu duduk di posisi strategis, tepat di samping tuan rumah.
Posisi ini menjadikan delegasi Lampung pusat perhatian para peserta dari 24 negara lain yang ikut serta dalam rangkaian agenda kerja sama bisnis internasional (business matching).
Kunjungan ini membuahkan banyak hasil.
Lampung tidak hanya memperkuat hubungan dengan Tiongkok, tetapi juga menjalin komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan 24 negara lain dalam berbagai sektor, baik antar pemerintah (G to G) maupun antar pelaku usaha (B to B).
Salah satu pencapaian menonjol dalam lawatan ini adalah kerja sama teknologi satelit.
Berkat kemampuan diplomasi yang cermat, Gubernur Lampung berhasil membawa proyek peluncuran Satelit Lampung-1 tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung, Ary Meizary Alfian, mengatakan bahwa kunjungan ke Negeri Tirai Bambu ini dilakukan atas undangan resmi dari Pemerintah Provinsi Shandong.
"Kalau tidak salah, seluruh pembiayaan perjalanan ditanggung oleh pihak pengundang. Jadi, tidak menggunakan uang pemerintah," kata Ary saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat (30/5).
Ary menjelaskan bahwa delegasi Lampung mengunjungi sejumlah kota utama di Shandong.
"Kami pertama berada di Jinan selama tiga hari, lalu ke Haiyang, dan bermalam di Yantai. Keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan ke Qingdao dan berada di sana selama dua hari," jelas mantan Ketua Kadin Lampung ini.
Ia juga mengapresiasi Gubernur Lampung yang dinilai sangat produktif dan aktif dalam setiap pertemuan, baik formal maupun informal.
“Gubernur sangat aktif mempromosikan potensi Lampung kepada pemerintah, pelaku usaha, hingga akademisi di Tiongkok. Saya sangat mengapresiasi kerja cepat dan kemampuan diplomasi beliau,” ujarnya.
Sejumlah agenda utama dalam kunjungan ini antara lain penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pengusaha Lampung yang diwakili Ary Meizary Alfian dengan Poly Group—salah satu BUMN terbesar di Tiongkok.
MoU ini disaksikan langsung oleh Gubernur Lampung.
Selain itu, delegasi Lampung juga menghadiri penandatanganan Letter of Intent (LoI) kerja sama sister province antara Provinsi Lampung dan Provinsi Shandong.
Dalam forum ini, delegasi juga bertemu dengan sekitar 25 pemimpin provinsi dan kota dari 24 negara lain guna menjajaki kerja sama dalam bidang perdagangan, investasi, pariwisata, dan lainnya.
Delegasi Lampung juga mengadakan pertemuan dengan pelaku usaha komoditas seperti bawang putih, kapas, dan jagung untuk penjajakan kerja sama penanaman dan hilirisasi produk tersebut di Lampung.
Pertemuan lanjutan dilakukan dengan Shandong Academy of Agriculture untuk membahas kerja sama riset dan pengembangan pertanian seperti padi, singkong, dan jagung bersama perguruan tinggi di Lampung.
Dalam bidang teknologi, Pemprov Lampung menandatangani MoU dengan perusahaan Starvision terkait pengembangan Lampung-1, satelit yang dirancang untuk menyuplai data konkret dan akurat tentang potensi sumber daya alam, pertanian, dan berbagai sektor lainnya.
“Teknologi satelit ini belum dimiliki oleh negara lain. Dengan adanya Satelit Lampung-1, kita akan punya data yang lebih presisi untuk mendukung pembangunan,” ungkap Ary.
Sebagai penutup agenda, delegasi Lampung mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Shandong yang juga menjabat sebagai Wali Kota Yantai.
“Pertemuan ini menjadi bukti keseriusan kedua belah pihak dalam menjalin kerja sama yang berkelanjutan,” pungkas Ary.
Baca juga: Gubernur Mirza Hadiri Undangan Tiongkok, Bawa Proyek Satelit Lampung-1
( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / RIYO PRATAMA )
| Pelaku Penipuan Mobil di Pringsewu Akhirnya Ditangkap di Jambi |
|
|---|
| 325 Personel Gabungan Polda Lampung Amankan Laga Bhayangkara FC vs Madura United |
|
|---|
| Kodam XXI Radin Inten Lakukan Studi Banding ke Sekolah Growing Hope Lampung |
|
|---|
| Polisi Tangkap 2 Penadah Motor Curian di Lampung Tengah, Pelaku Utama Masih Diburu |
|
|---|
| Bonyok Buronan Kasus Penggelapan Kendaraan Dibekuk Polisi di Persembunyian di Cilegon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Gubernur-Lampung-Rahmat-Mirzani-Djausal-menandatangani-kerja-sama-pemanfaatan-teknologi-satelit.jpg)