Berita Terkini Nasional

Kondisi Terkini Suami dari Korban Dugaan Pembunuhan di Serang

Kondisi terkini pria bernama Wadison Pasaribu (47) yang diduga jadi korban perampokan dan pembunuhan di rumahnya di Perumahan Puri Anggrek.

Tayang:
Editor: taryono
Tribun Banten/Engkos Kosasih
PEMBUNUHAN DI SERANG - Peristiwa memilukan terjadi di Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (1/6/2025) pagi. Pasangan suami istri diduga menjadi korban perampokan disertai pembunuhan. Wadison sudah dibolehkan pulang setelah ditemukan terikat dalam karung usai diduga dirinya dan istri menjadi korban pembunuhan disertai perampokan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SERANG - Kondisi terkini pria bernama Wadison Pasaribu (47) yang diduga jadi korban perampokan dan pembunuhan di rumahnya di Perumahan Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, pada Minggu (1/6/2025) dini hari.

Dalam peristiwa itu, istrinya yang bernama Petry Sihombing (35) tewas setelah ditemukan tak bernyawa di kamarnya.

Sementara Wadison Pasaribu (47) ditemukan terikat dalam karung oleh tetangganya di dapur rumahnya.

Setelah kejadian tersebut, Wadison Pasaribu sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sari Asih untuk menjalani perawatan. Namun kini sudah dibolehkan pulang.

Dikutip dari Tribun Banten, petugas dari IGD RS Sari Asih yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi Wadison sudah membaik dan diperbolehkan pulang pada Minggu siang sekira pukul 11.00 WIB.

"Ya benar tadi pagi ada pasien atas nama Wadison Pasaribu, sempat ditangani oleh dokter di IGD, alhamdulillah kondisinya membaik dan sudah pulang," ujarnya, Minggu, (1/6/2025).

Di sisi lain, jenazah istri Wadison sudah disemayamkan di kediaman kakaknya yang tak jauh dari rumahnya yang juga berlokasi di perumahan Puri Anggrek.

Berdasarkan pantauan Tribun Banten, bahkan Wadison turut ikut mendoakan mendiang istrinya setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Terkait peristiwa ini, Wadison, keluarga istrinya, dan keluarganya, belum bisa dimintai keterangan apapun terkait peristiwa ini lantaran masih dalam suasana duka.

Kronologi

Peristiwa ini berawal dari anak korban yang masih berusia lima tahun keluar rumah sambil menangis dan meminta pertolongan pada Minggu dini hari sekira pukul 05.00 WIB.

Jansen Pasaribu (57), tetangga korban, langsung keluar rumahnya ketika mendengar adanya tangisan anak korban.

Di sisi lain, Jansen mengaku sebelum peristiwa nahas ini, dirinya mendengar suara gembok garasi rumah korban dibuka oleh orang lain.

"Saya keluar dan melihat anaknya itu minta tolong nangis-nangis, saya sudah firasat buruk malam-malam anak minta tolong langsung saya teriak minta tolong," kata Jansen.

Setelah mendengar teriakan anak korban, Jansen dan tetangga lainnya masuk ke rumah korban lewat pintu belakang.

Saat masuk, dia mengatakan sudah melihat Wadison terbungkus di dalam karung.

"Nah, kata anaknya itu, bapak saya bapak saya itu di karung, gitu, kami berusaha membuka ikatan karungnya itu," ucap Jansen.

Kemudian, Jansen dan tetangga lainnya mengecek bagian kamar tidur korban dan ditemukan istri Wadison sudah dalam kondisi kaku dan tangan terikat.

"Saya berusaha membuka ikatannya, setelah lepas ternyata tangannya sudah kaku, langsung saya larang orang masuk karena lihat udah kaku tangannya," tuturnya.

Menurut pengakuan Jansen, tidak ditemukan luka akibat benda tajam dari tubuh Petry.

Diduga Korban Perampokan

Setelah peristiwa tersebut, polisi langsung datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bahkan, Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria datang langsung saat olah TKP dilakukan.

Yudha menduga Wadison dan Petry merupakan korban perampokan.

Hal itu berdasarkan temuan penyidik saat olah TKP di mana pintu belakang rumah korban rusak akibat didobrak.

Selain itu, Yudha juga menduga pelaku perampokan ini tidak hanya satu orang.

“Dari pintu belakang kami cek TKP ada rusak didobrak, hal itu terlihat dari engsel pintu yang rusak diduga para pelaku masuk ke sana," ujarnya.

"Dugaannya (pelaku) lebih dari satu orang,” sambungnya. 

Di sisi lain, Yudha menuturkan dua anak korban yang masih berusia lima dan tujuh tahun dititipkan ke kerabatnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved