Berita Terkini Nasional

Pengakuan Mengejutkan Suami Bunuh Istri di Tangerang Selatan Soal Tabiat Korban

Suami yang kini ditetapkan tersangka atas pembunuhan istrinya mengakui perbuatan menghilangkan nyawa korban.

Tayang:
TribunJambi/Muzakir
ILUSTRASI PEMBUNUHAN - Pria inisial JN (36) ditangkap polisi atas tindak pidana pembunuhan terhadap istrinya, RK (25). Peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan Jalan Rusa IV, RT 003/004 Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Senin (16/6/2025) malam. Pengakuan mengejutkan suami bunuh istri di Tangerang Selatan soal tabiat korban. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Tangerang Selatan - Pengakuan mengejutkan suami yang bunuh istri di Tangerang Selatan, Banten soal tabiat korban.

Suami yang kini ditetapkan tersangka atas pembunuhan istrinya mengakui perbuatan menghilangkan nyawa korban.

Perbuatan suami berinisial JN tersebut lantaran sakit hati kepada istrinya.

Pengakuan JN kepada pihak kepolisian dirinya kalap membunuh istri yang berinisial RK atas rasa cemburu yang memuncak.

JN menduga istrinya telah bermain serong sehingga membuat emosinya saat itu tidak terbendung hingga nekat melakukan pembunuhan.

Kasus pembunuhan terjadi di rumah korban di Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten pada Senin (16/6/2025) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan tersangka telah diperiksa dan mengakui perbuatannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, motif pembunuhan karena sakit hati korban selingkuh.

"Izin kami sampaikan, tersangka mengakui perbuatannya. Ia mengatakan motifnya karena cemburu, setelah mengetahui istrinya berselingkuh," ucapnya, Jumat (20/9/2025), dikutip dari TribunTangerang.com.

Diketahui, kasus pembunuhan terungkap karena adanya laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari warga.

Saat petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian, korban ditemukan tewas bersimbah darah.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan visum.

Pisau yang diduga digunakan untuk menikam korban diamankan.

Sebelumnya, Kombes Pol Ade Ary, menerangkan tetangga sempat mendengar suara tangisan korban pada Senin (16/6/2025) malam.

Selang beberapa jam kemudian, suara korban tak terdengar lagi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved